Begundal Lowokwaru: Bukti Nyata Itu Rilisan, Meski Hanya Artwork Kelas Fotokopian


begundal lowokwaru tekankan rilisan fisik

“Belum dikatakan SAH jika belum ada rilisan fisik”

Portalmusikmalang.com – Bagi kalangan scene underground di Malang khususnya pecinta musik bergenre PUNK pasti sudah nggak asing dengan nama band satu ini, Begundal Lowokwaru. Sukses menggelar tur diberbagai kota indonesia dan bahkan di undang secara khusus oleh SID (Supermand Is Dead) saat merayakan ultahnya di Hardrock Kafe.

Band yang 2014 lalu sukses meluncurkan album kelimanya bertajuk ‘Nada Sumbang Pinggiran’ baru-baru ini berkunjung ke redaksi portalmusikmalang.com dalam agenda Visit Media, mereka adalah Chips (Vocal), Celz (Gitar), Sanca (Gita) , Panda (Bass), Wergul (Drum).

Kedatanganya banyak menceritakan perkembangan musik PUNK khususnya di kota Malang. Nah updaters, simak obrolan kami dengan personel Begundal Lowokwaru berikut ini.

PMM: Portal Musik Malang & BL: Begundal Lowokwaru

(PMM) : Apa kabar semua nih, lagi sibuk main atau produksi?

(BL) : Kabar kami semua baik-baik saja, saat ini kami sedang menyiapkan strategi baru untuk album kami selanjutnya.

(PMM) : Mantab kalau begitu, kami ingin menanyakan tentang musik di Malang terutama di scene Punk seperti apa sih perkembanganya?

(BL) : Untuk di Malang masih cukup aktif (punk), mereka tetap bergerak (berbagai gigs). Tetapi secara produksi mereka bisa dikatakan belum termasuk produktif dalam artian tidak ada rilisan yang dibuat. Tetapi, seperti yang kami bilang, band tetap berjalan dan bahkan menjamur banget.

Baca juga: Superglad Rencanakan Rilis Demo Version Dalam Jumlah Terbatas

(PMM) : Misal bila ada gigs khusus underground, apakah masih tetap ramai??

(BL) : Iya, yang ikut pesertanya malah cukup banyak banget, yang main bisa 30 hingga 40 band. Tetapi ya itu tadi, mereka belum bisa mewujudkanya dalam bentuk rilisan, entah kenapa…!!

(PMM) : Apa yang menjadi kendala mereka jika melihat dari sudut pandang Begundal Lowokwaru sendiri??

(BL) : Beberapa kendala bisa jadi band-band (punk) generasi sekarang tidak ada ‘Suggest’ untuk bertanya, bagaimana cara membuat rilisan? membuat album harus bagaimana? dan juga tidak ada Record Label yang bisa mewadahi band-band seperti ini, dan secara nggak langsung rilisan jadi sepi.

(PMM) : Baidewe, sepinya rilisan ini apakah dari band-band baru atau sebaliknya? atau mungkin malah kedua-duanya??

(BL) : Bisa dikatakan sebagian kecil sih diantara keduanya dan masih bisa dihitung. Tetapi kalau melihat 3 tahun ke belakang, khususnya band-band baru justru malah lebih pede untuk ngeluarin rilisan, meskipun kurang ter-publish.

begundal lowokwaru

Begundal Lowokwaru @portalmusikmalang.com

“Kendala pada umumnya bagi band-band indie terutama di scene Punk adalah masalah finishing. Mungkin bikin album gampang, tetapi setelah album itu jadi, kita mau ngapain? nggak tau bagaimana cara untuk promo dan bagaimana cara mendistribusikanya,” ujar Chipeng.

(PMM) : Bagaimana dari sudut pandang kalian tentang media entah itu media cetak atau online terhadap scene musik seperti kalian, apakah ada perhatian??

(BL) : Kami melihat, pihak media kurang bisa mendukung talent-talent yang ada khususnya di scene seperti kami, misal sebuah Media yang senang dengan ulasan musik diluar kami, ya mungkin mereka juga lebih fokus untuk mengulas scene yang mereka suka.

Baca juga: Christabel Annora Menjadi Pembeda Di Acara Ini

“Media dan pelaku musik itu satu kesatuan, media juga harus netral, tidak pandang pilih. Jadi mana yang kelihatan naik ya di Blow Up”

(PMM) : Baik, kembali ke masalah rilisan tadi, sepinya rilisan ini yang kalian maksud dalam bentuk album atau single??

Baca juga: Begundal Lowokwaru, Menganggap Remeh Karena Belum Paham, Coba Kalau Tahu?

(BL) : Keduanya sih bisa dikatakan sama, dari sudut pandang kami, Begundal Lowokwaru lebih mengapresiasi karya itu dalam bentuk rilisan fisik, bukan share single/album seperti di internet. Belum bisa dikatakan sah kalau belum ada rilisan fisik. Padahal seperti kita ketahui, Media saat ini lebih mempermudah, cuman malah bikin orang jadi malas.

“Bagaimanapun, bukti nyata ya rilisan itu, meskipun hanya artwork kelas fotokopian tapi ada niat untuk membuat rilisan.

(PMM) : Baik terimakasih teman-teman Begundal Lowokwaru, sukses selalu untuk kalian dan terus harumkan nama kotamu di ranah musik tanah air dengan karya-karya hebatmu.

Nah bagaimana updaters, dari obrolan tersebut anda bisa membuat kesimpulan, talent di kota malang ini begitu banyak, gigs begitu diramaikan oleh band-band yang tampil, tetapi apakah hanya sebatas euforia seperti itu saja? Bagaimanapun, sebuah Band akan lebih mempunyai nilai dan historis jika band tersebut mempunyai karya. <Er/y>.

Info Terkait


Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |