Begundal Lowokwaru: Menganggap Remeh Karena Belum Paham, Coba Kalau Tahu?


begundal-lowokwaru-kunjungan-portalmusikmalang

Begundal Lowokwaru (portalmusikmalang.com/kipot)

Portalmusikmalang.com – Hai updaters, di artikel sebelumnya pasti kalian sudah membaca bagaimana serunya ngobrol bareng band Begundal Lowokwaru yang sudah pernah kami tulis. Seperti yang diberitakan, Minggu lalu kita asik banget ngobrolin tentang perkembangan scene punk di kota Malang dan pentingnya membuat karya atau rilisan bagi band itu sendiri. Nah dalam obrolan kali ini (15/9/2015) dijamin nggak kalah menarik untuk disimak. Seperti apa sih? penasaran ? simak obrolan kami berikut ini:

Portal Musik Malang (PMM) & Begundal Lowokwaru (BL).

(PMM) : Seperti kalian ketahui, akhir-akhir ini makin banyak venue kadang nggak boleh digunakan terutama saat pengajuan untuk pembuatan event bagi scene underground, itu sebenarnya kenapa sih..??

(BL) : Menurutku kami itu hanya siklus aja, ketika saat gigs benar-benar ramai hingga terjadi benturan antar penggemar masing-masing genre yang akhirnya memicu bentrok, imbasnya tempat itu nggak bisa di pakai lagi. Impact dari itu, akhirnya munculah studio gigs yang tentu dengan keterbatasan tempat.

Baca juga: Begundal Lowokwaru, Bukti Nyata Itu Rilisan, Meski Hanya Artwork Kelas Fotokopian

(PMM) : Patut disayangkan juga sebenarnya, apakah hal itu juga terkait tentang (maaf) pandangan awam akan musik underground stigmanya selalu negatif, bagaimana menurut kacamata Begundal Lowokwaru sendiri??

(BL) :  Hal itu wajar sih, kami memaklumi, disetiap kota pasti juga mengalami hal yang sama. Sebenarnya, tergantung dari kitanya sendiri menunjukan di sisi lainya, tentunya hal positif.

Orang terkesan menganggap remeh karena mereka tidak tahu, tetapi kalau sudah tahu pasti akan beda -celz begundal lowokwaru-

(PMM) : Baik…, tetapi seperti movementnya Punk, Metal, Hardcore, dll selama ini cukup akur atau memang ada gesekan??

(BL) : Kalau gesekan sih mungkin secara pola pikir saja, karena ideologinya sedikit berbeda, meskipun garis besarnya tetap sama.

begundal-lowokwaru-visit-portalmusikmalang

Begundal Lowokwaru (portalmusikmalang.com/kipot)

(PMM) : Seharusnya memang seperti itu (cukup di pola pikir), Mungkin bisa sedikit diceritakan selama pengalaman kalian hampir 20tahun di dunia underground, apakah dimalang dengan kota-kota lain ada perbedaan nggak sih..??

(BL) : Kalau ngomongin perbedaan agak susah, karena tiap band punya karakter masing-masing. Mungkin yang beda hanya masalah
perkembangan di tiap kota itu sendiri sih, lihat saja lima tahun kedepan nanti, lebih besar di Malang atau malah sebaliknya..??

(PMM) : Oke, dari bahasan yang sudah kita obrolin sebelumnya, menurut kalian, Malang sendiri stagnasi atau cenderung malah turun??

(BL) : Kalo menurut kami ya hampir statis/nggak berkembang terutama beberapa tahun terakhir ini. Bandingkan dengan era 2000-20007, saat itu band pengusung scene underground bisa diterima dengan baik di event-event besar. Saat itu sering terlintas dibenak kami “bisa nggak ya main di event besar seperti itu”, bandingkan dengan era sekarang, berbanding terbalik bukan??

Di Malang sendiri ‘kompetisinya’ kurang baik, jadi masih ada saling menjegal, dan kenyataanya memang tidak bisa menciptakan ‘kompetisi’ yang sehat. Misal ada yang mau naik, dijegal…, jadi gimana kita mau maju.?? -chipeng begundal lowokwaru-

(PMM) : Well, kita lanjut dengan obrolan lainya, dari pengamatan kami, pergerakan scene underground nggak cuman lewat bermusik saja, tapi juga lewat merchan dan lainya, hal tersebut memang untuk pemasukan saja atau memang ada itikad lain..??

(BL) : Pastinya untuk pendapatan itu jelas, karena kalau kita ngomongin nominal di underground itu sedikit banyak bisa dikatakan rancu, karena adanya ideologi yang saling jegal di dalam. Misal kita ngomongin Fee sekian, namun ada beberapa pihak yang bilang gak pantaslah..atau apalah, maka dari itu bagaimana kita bisa survive dengan cara kita sendiri. Ya udah, misal gak bisa di andalkan nominal dari album, kita lewat jalan lain seperti jualan Merchandise.

Tanpa disadari itu juga bagian dari promosi berjalan untuk band sendiri, apalagi saat seiring rilisan jalan, panggung jalan, merchan jalan, pasti bakal luar biasa -begundal lowokwaru-

(PMM) : Mantab…, dari kacamata kalian sendiri jika melihat pihak-pihak terkait di luar media, misal birokrat contohnya, ada support nggak terhadap scene musik seperti kalian ini..??

(BL) : Nggak ada, kalau masyarakat boleh dibilang 60% sudah mendukung dan itu terjadi sejak dari dulu. Nah, misal saat kita sedang naik, kemudian ada ‘sosok’ yang merangkul tetapi dengan kepentingan yang ditunggangi, ya kita maaf saja…!!

Selama ini ‘kamu’ kemana aja selama kita merangkak tanpa ada kepedulian sebelumnya, disaat sudah mulai naik, baru mendekat -begundal lowokwaru-

(PMM) : Well.., bisa diceritain kemarin setelah kalian rilis album terakhir, kok bisa bikin tur itu gimana caranya?

(BL) : Sebenarnya kalau scene underground itu malah lebih gampang, misal kalau kita ngomongin Indie Movemment , ya kita
bergerak dengan sendirinya, meskipun tanpa bantuan pihak-pihak tertentu, dan buktinya kita bisa. Jangankan di indonesia, hingga ke luar negeri pun juga bisa. Spyder Wavenya kita ini besar, misal ada modal, ya jadi deh kita berangkat semua.

(PMM) : Mantab…., sebelum kita akhiri obrolan ini, ada gak nih pesan-pesan khusus dari Begundal Lowokwaru untuk rekan-rekan media, birokrat, dan lainya yang mungkin belum membuka diri untuk scene underground.

(BL) : Ya pada intinya kita sama-sama saling membutuhkan, media membutuhkan berita, band membutuhkan media untuk di promosikan. Kalau bisa dibuat diskusi santai macam begini.

Kita refleksi antara media dan pelaku musik harus duduk bersama, kita sama-sama mengembangkan masing-masing yang ada di kotanya sendiri.

(PMM) : Baik teman-teman Begundal Lowokwaru, terimakasih atas obrolan yang sangat menarik ini bersama kalian. Sukses selalu untuk langkah ke depan anda-anda semua.

Nah..bagaimana updaters? dari obrolan di atas anda bisa menarik kesimpulan yang sangat bermanfaat bukan? banyak cara bagi anda untuk tetap bertahan di jalur musik (jika memang itu pilihan), bagaimana cara anda meyakinkan kepada publik jika band anda adalah band yang berkualitas dan tunjukan sisi terbaik dari apa yang kalian miliki, “Be Strong to Be Helpful”. <Er/y>.

Info Terkait


Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |