Beside Dan Band-Band Malang Bikin Panas Di Taman Krida Budaya


beside-dan-band-band-malang-bikin-panas-di-taman-krida-budaya

Beside on a stage w/portalmusikmalang.com/kipot

Portalmusikmalang.com - Lapangan samping Taman Krida Budaya, jumat (7 November 2014) mulai sore hari terlihat dipenuhi muda-mudi yang mayoritas menggunakan baju-baju hitam sambil memegang selembar tiket. Yappp gaes…, mereka adalah para penggemar music Underground, baik itu Metal, Punk, maupun Hardcore yang datang untuk menyaksikan acara yang bertajuk The New Generation of GALAKSI  “Break The Wall” persembahan UKM Teatrisic Poltek Malang.

Acara yang di gelar sejak sore hingga berlanjut pada malam hari ini berlangsung cukup tertib, band-band Underground lokal Malang seperti Savor, Hand Of Hope, Fall To Rise, Behind Struggle, dan Give Me A Chance secara bergantian mampu menguasai venue untuk membangkitkan adrenalin para penonton yang mulai memadati area pertunjukan.

Tak ketinggalan pula,  band Tani Maju juga turut tampil dengan musiknya yang cukup unik & tentunya segar bagi telinga penonton yang sejak sore dihantam distorsi tanpa henti.

Tepat pukul 21.30 malam, band yang cukup konsisten mengusung genre Death Metal “Anorma” mulai menghentak panggung dan memainkan musik mereka yang keras dalam balutan distorsi yang gahar serta beat yang rapi, ditambah raungan kalimat-kalimat retorika untuk menambah semangat deretan penonton yang menyaksikan. Rawk…..!!

Setelah Anorma mengawali penampilan dari para Headliner acara ini, ganti Begundal Lowokwaru yang bermain dia atas membawa suasana venue semakin panas namun tetap penuh canda tawa di sela permainan mereka.

Akhirnya, Beside yang merupakan guest star utama Break The Wall & telah dinanti-nantikan penonton muncul di panggung setelah Begundal Lowokwaru menyelesaikan performnya. Tanpa ampun & banyak basa-basi, gerombolan Beside yang merupakan band Metal kenamaan asal Bandung ini langsung menghadirkan musiknya yang padat, gahar, dan berisik, namun tetap dapat dicerna dengan baik oleh telinga para penonton.

Selain mengikuti lirik-lirik yang dinyanyikan oleh Owank (vocalis Beside), penonton juga terlihat sangat panas dalam Moshpit, yang akhirnya ditutup dengan aksi Wall Of Death jelang usainya penampilan Beside.

Selain pergelaran acara yang kelihatannya cukup sukses dan aman, Break The Wall juga menjadi ajang bagi penggemar musik Underground Malang yang cukup besar untuk menunjukkan militansi pergerakan mereka kepada masyarakat.

Salut untuk semua band-band ranah Underground Indonesia & semua penggemarnya, sukses untuk kita semua di kancah music Indonesia. <er/y>

Liputan & Foto:
By dana & Kipot.


Info Terkait

Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: MALANG | Indonesia | Mancanegara | INFO GEAR | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | IKLAN | Sitemap | Kontak | REDAKSI | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |