Better Jump Kick; Hal Menjanjikan Dari Dalam Rilisan “Revolution Boy”

  • 3
    Shares

Better Jump Kick Februari 2018

Better Jump Kick (dok).

Portalmusikmalang.comBetter Jump Kick menghadirkan keluh kesah keras jalan yang mereka lalui lewat EP Album bertajuk Revolution Boy  dengan alunan musik SKA dengan Semangat Punk nya.

Sejak terbentuk pada akhir bulan September tahun 2015 akhirnya Better Jump Kick band lokal asal Kota Malang berhasil merilis sebuah EP Album pertamanya. Perjalanan waktu yang terbilang tak begitu lama untuk sebuah band baru dalam proses berkarya ini, menjadikan tolak ukur mereka bagaimana mereka dapat berkarya se-efektif mungkin. Pergantian Personil seakan bukan halangan untuk tetap berkarya dan malah memberikan corak warna tersendiri dalam band ini. Beradu argumen di selingi dengan canda tawa sesama personil hingga menemukan kecocokan yang pas dalam proses membuat lagu secara tidak langsung membentuk mereka menjadi band yang solid, yang akhirnya menghasilkan karya nyata berupa EP Album.

Lima Track revolusi lagu yang di wujudkan dalam EP Album bertajuk Revolution Boy akhirnya lahir dan menjanjikan sesuatu hal yang baru bagi skena  Musik Ska di Kota Malang. Disela proses mencicil Recording mereka, Better Jump Kick terus aktif mengisi panggung-panggung gigs di kota Malang. Hal ini menjadikan mereka lebih produktif, menciptakan karya yang akhirnya di tuangkan dalam EP Album Revolution Boy.

Band yang di gawangi oleh Dayat (vokal), Yogi (gitar), Jaya(bass) , Topan(drum) , Andi (trumpet ) , dan Romi (trombone) sebelumnya telah merilis Demo yang berisikan dua single mereka pada tahun 2016 yang sebagai bentuk awal mereka ingin berkarya lebih jauh lagi dalam belantika Musik Ska di Kota Malang . Dalam EP Album Revolution Boy mereka yang berisikan 5 lagu ini memberikan suguhan warna musik yang berbeda – beda dalam setiap lagu nya.

Dari yang Relax ala Dub Californian dalam lagu “The Way” dan “Revolution Boy” , perpaduan alat musik Violin dan Tin Whistle pada lagu “Esok Yang Baru ” , lagu “Temukan Arti” yang lebih menonjolkan kesan garang pada musik mereka , dan satu lagi yang menandakan bahwa mereka benar” membawakan musik Ska Punk dalam lagu “Hero” nya yang berkolaborasi dengan Kolega mereka yaitu Fandi dari band pop punk  Today Alive . Dengan menggambarkan keras nya jalan yang mereka lalui dalam kehidupan , mencoba melarikan diri dari kesalahan jalan hidup , hingga semangat – semangat untuk merubah diri menjadi lebih baik di kemudian hari tertuang dalam lirik lagu yang mereka suguhkan. Dalam EP Album ini warna musik mereka di pengaruhi oleh band – band luar negeri layaknya Kemuri , Potshot , Less Than Jake , Sublime , Voodoo Glow Skull hingga band Local Heroes dari Kota Malang sendiri Youngster City Rockers.

Di EP Album yang telah dirilis oleh brand lokal kota malang Morfeen Thirteen pada tanggal 30 Desember 2017 ini seakan mengajak kita para penikmat musik , mendengarkan alunan Musik Ska secara berbeda dengan balutan lirik yang sarat tentang arti kehidupan. (pr/bjk).

Info Terkait


  • 3
    Shares

Bagaimana Menurutmu?

comments

Komentari Artikel Ini

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |