Catatan Kecil Intenna: Saat Tur Album Perdana ‘Helter Skelter’


Intenna

Intenna

Portalmusikmalang.com – Adalah Intenna, satu dari sekian banyak band di kota Malang. Mereka baru saja merilis debut album bertajuk Helter Skelter. Album penuh berisi sepuluh lagu beraroma alternatif 90-an, diluncurkan pada awal bulan Desember 2015 lalu. Demi memperkenalkan karya ke lingkup yang lebih luas, mereka menggelar tur ke beberapa kota. Kali ini menyasar Yogyakarta, serta Solo dan Purwokerto di Jawa Tengah.

Tiga kota ditempuh dalam waktu 4 hari perjalanan. Dimulai sejak tanggal 5 sampai dengan 7 Mei 2016. Persinggahan pertama adalah di Nol Kilometer Kafe, di daerah Senturan, Yogyakarta.

Intenna tur jateng 1Acara tersebut turut menampilkan beberapa band tuan rumah, yaitu Summerchild dan Talking Coasty, lalu Wreck dari Bandung, serta duo ibukota Tarrkam dan Vague. Lewat singel Half a Lie, Intenna memberi salam perkenalan bagi publik Yogyakarta. Nyatanya, akibat keterlambatan tiga band Jakarta-Bandung yang terjebak lalu lintas padat libur panjang malam itu, Intenna bermain selama kurang lebih satu jam, melantunkan total tujuh lagu dari Helter Skelter. “Terima kasih banyak, Jogja. Publik sini sangat apresiatif.”

Hari kedua, kota Solo jadi pilihan. Teman-teman Hema Records menggelar Lost Compulsion di basement UKM Musik Institut Seni Indonesia, Solo. Menu utama malam itu adalah moshing, ada Alstroemeria dan The Scenester yang liar luar biasa. Lagi, trio Wreck, Tarrkam dan Vague juga turut serta. Memang kebetulan pada waktu yang bersamaan, Wreck, Tarrkam dan Vague sedang menjalankan Muntaber Tour mereka sendiri.

Lost Compulsion benar-benar memuaskan. Sambutan hangat tuan rumah ISI Solo, dengan suguhan minuman tradisionalnya. Serta sedikit obrolan menarik tentang Mbah Kodok yang fenomenal. Semakin memberi semangat pada rombongan untuk segera melanjutkan perjalanan. Maka setelah berpamitan, mereka langsung beranjak meninggalkan venue, menuju persinggahan terakhir di ujung barat Jawa Tengah.

Intenna malangPerjalanan malam mereka lalui hingga akhirnya sampai di kota ketiga, Purwokerto. Tidak ada pesta penyambutan dan basa basi. Kemal, penggiat skena indie lokal, membawa kami menuju markas Bhinneka Ceria. Gigs terakhir ini akan berlangsung di Baturraden, sebuah bumi perkemahan di kaki Gunung Slamet, yang diprediksi akan jadi akhir yang menyenangkan.

Benar saja, agenda terakhir di rangkaian tur kali ini diawali dengan istirahat sepanjang siang. Sebelum bertolak menuju venue, Intenna sempat disibukkan oleh sesi wawancara radio dari Bhinneka Ceria. Setengah jam saja, kemudian mereka berangkat.

Setibanya di lokasi, rombongan disuguhi pemandangan music-camp-fest, dengan perlengkapan band serta tenda-tenda yang siap menampung para peserta camping. Acara diisi oleh penampilan beberapa band lokal Purwokerto yang mengusung berbagai macam genre. Intenna hanya memainkan empat lagu andalan, Half a Lie, Thirst, White Shadow dan Nosebleed dipilih sebagai sajian buat pengunjung event tersebut.

Akhirnya, selesai sudah agenda tur pertama Intenna ini, happy ending! Jika boleh menilai, debut tur intenna ini bisa dibilang cukup sukses, lancar dan nyaris tanpa kendala. Semoga kiprah mereka tidak hanya berakhir di sini, tetap solid dan tentu saja semakin produktif menghasilkan rilisan-rilisan baru di masa yang akan datang. (intenna).

Info Terkait


Bagaimana Menurutmu?

comments

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |