Dari Kerontjong Meet Up, Musik Keroncong Mulai Viral Dikalangan Musisi Muda


kos atos keroncong meet up

Kos Atos (Foto: portalmusikmalang.com)

Portalmusikmalang.com – Tontonan musik yang cukup special tersaji di God Bless Cafe tanggal 12/4 Selasa malam kemarin. Biasanya hiruk pikuk musik rock kerap terdengar dari kafe yang terletak dikawasan Blimbing, Malang. Kali ini, penonton mendapatkan sajian berbeda dari para seniman musik keroncong yang notabene adalah musik khas asli Indonesia ini. Dibenak anda pasti terlintas, pemain keroncong yang main pasti para orang tua semua, hal identik yang cukup melekat dikalangan anak muda.

Inilah yang menarik, ternyata musik keroncong tidak harus menjadi hiburan dan dimainkan oleh para orang tua, terbukti sejumlah grup keroncong yang tampil pada malam itu malah banyak didominasi oleh pemain-pemain muda, meskipun beberapa juga menggandeng seniman keroncong senior.

Dibuka oleh penampilan grup keroncong Woekir, alunan nada yang cukup khas dengan musik keroncong mulai mengalun dan terdengar sangat nyaman untuk dinikmati, salah satu lagu berjudul Aksi Kucing menjadi andalan bagi Woekir.

performer keroncong meet up

Keroncong Malang Utara

Usai penampilan Woekir, penampil selanjutnya adalah grup keroncong MU (Malang Utara), grup asal Bedali Lawang ini tampil cukup memikat dan tak kalah menarik dengan penampil sebelumnya. Mereka mampu membawakan lagu modern yang diaransemen dalam komposisi musik keroncong, salah satunya single dari Adele berjudul Rolling In The Deep. Selain itu, meskipun para pemainnya masih banyak yang muda, namun mereka cukup piawai memainkan musik keroncong murni, seperti dalam lagu berjudul Rangkaian Mutiara karya Budi BJ.

Selanjutnya, grup keroncong Kiowa nampaknya sudah tak sabar untuk menjajal panggung pertunjukan pada malam itu. Tak ingin kalah dengan 2 penampil sebelumnya, lagu populer yang menjadi theme song Indonesian Idol berjudul Ekspresi yang dipopulerkan oleh Titi Dj mereka suguhkan dengan cukup baik dengan menggubahnya ke dalam musik keroncong. Penonton makin dimanjakan dengan lagu-lagu hits lainnya, seperti single populer dari band legendaris Godbless berjudul Rumah Kita pun tak luput dari incaran Kiowa untuk di aransemen ulang.

krc 2

Bapak. Adriono ‘Keroncong Anasir’

Para pengunjung yang malam itu banyak didominasi oleh orang-orang tua begitu terhibur oleh penampilan apik dari seniman-seniman muda musik keroncong asal Malang. Mereka takjub dan kagum dengan grup-grup tersebut. Cukup langka, ditengah zaman yang mulai tergerus dengan musik era modern, namun masih anak muda ada yang peduli untuk melestarikan musik yang menjadi salah satu cagar budaya negeri ini.

krc 3

Penyanyi Keroncong Kiowa

Malam itu semakin menarik dengan adanya diskusi tentang musik keroncong, Dana Safitri yang merupakan pembina keroncong Malang Utara dan Adriono yang merupakan dosen musik keroncong Universitas Negeri Malang memaparkan tentang sejarah musik keroncong di Indonesia dan membahas jenis-jenis musik keroncong itu sendiri.

Usai diskusi yang sangat bermanfaat tersebut, penonton kembali dihibur oleh grup keroncong lainnya, Anasir. Adalah grup keroncong jenis stambul yang memadukan antara pemain muda dan tua ini membawakan lagu-lagu karya cipta mereka sendiri. Sebelum akhirnya, pertunjukan yang mengusung titel “Kerontjong Meet Up” ditutup apik oleh penampilan grup keroncong yang kini namanya tengah naik daun dikalangan musisi muda kota Malang, Kos Atos. Sejumlah 6 lagu seperti Keroncong Kemayoran, Maka ML, Disaidan, Keroncong Dansa, Salam Untuk Desa dan Hari Ini menjadi penutup yang sangat menghibur. (ery/c1/sip).

Info Terkait


Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |