Death Metal Melodic Sebagai Warna Baru Hellhound Di Rilisan Album Pertamanya


death-metal-melodic-sebagai-warna-baru-hellhound-di-rilisan-album-pertamanya

Hellhound saat kunjungan ke redaksi portalmusikmalang.com

Portalmusikmalang.com - Talenta-talenta berbakat di kota malang tak henti-hentinya terus bermunculan belakangan ini, tak terkecuali Hellhound. Buat updaters pecinta musik Death Metal di kota malang mungkin sudah tidak asing dengan nama band tersebut. Band yang di gawangi oleh Andika/Gitar, Budi/Gitar, Nofa/Vokal, Dedi/Bass, serta Irul/Drum baru-baru ini telah merilis album yang pertamanya lewat Brutal Infection Record selaku pihak label distribusi. Nah….gaes…pasti kalian penarasan banget nih mengenal dan ingin tahu lebih deket dengan Hellhound bagaimana mereka bisa di kontrak oleh sebuah label distribusi.

Dalam bincang santai di kantor redaksi Portalmusikmalang.com, kami mengorek lebih jauh tentang mereka, berikut wawancara kami dengan Hellhound.

Bisa kalian jelaskan tentang album yang baru kalian rilis ini..??

Yap..bagi Hellhound ini adalah album yang pertama kami, dengan Tittle “For Whom You Pray”, album ini berisi 10 track list, yakni 8 lagu dan 2 instrumental dengan single andalan sesuai dengan judul tittel album kami sendiri, yakni “For Whom You Pray”.

Well…,ini tentu suatu prestasi yang bagus buat kalian, btw bisa di ceritakan bagaimana awal mula Brutal Infection selaku induk label interest dengan Hellhound?

Saat itu sekitar tahun 2013 ada teman band dari nganjuk yang kebetulan juga sudah punya kontrak album di label yang sama sedang ada kegiatan di jakarta, mereka membawa CD/EP kami produksi 2012 yang berisi 5 lagu untuk di berikan kepada Alfan selaku owner dari Brutal Infection. “Beberapa minggu kemudian dari pihak label baru sempat mendengarkan EP kami tadi dan itu tidak langsung semata-mata “DEAL KALIAN DI TERIMA”, masih ada proses yang panjang tentunya. Mereka so pasti cek n ricek siapa kami, baik dari fanspage, link-link kami dan lainya” ujar andika gitaris berambut gondrong ini.

Tidak di sangka dan surprise buat kami, sekitar bulan november 2013 kami mendapat kabar baik bawah Hellhound di terima oleh pihak Brutal Infection Record sebagai artis ke 9 produksinya dan berlanjut dalam bentuk Sign Kontrak, tetapi untuk prosesnya tidak langsung saat itu juga, karena Hellhound masih masuk daftar waiting list, karena saat itu mereka juga sedang sibuk dengan produksi beberapa band yang sudah masuk dalam daftar artis produksinya.

Mungkin ada pertimbangan lain dari pihak label ??

Menurut mereka, musik kami punya warna yang berbeda dan cukup fresh, dan dari sejak mendengarkan  EP kami (saat itu) pihak label sangat interest dengan Hellhound, . sehingga itu mungkin yang menjadi pertimbangan mereka menerima kami” ujar andika.

Kapan nih proses pembuatan/ produksi album pertama kalian dan bagaimana dengan persiapa materinya ?

Bulan agustus lalu dari Brutal Infection segera meminta kami untuk memulai pembuatan materi bakal album pertama..!! Untuk materi lagu, kami mengambil dari EP pertama 5 lagu dan di recycle ulang, kemudian untuk selebihnya materi lagu benar-benar baru, jadi total satu album berisikan 10 lagu dan itu sepenuhnya di percayakan kepada kami” ujar andika dan nofa sang vokalis menambahkan.

Untuk lirik kami menggunakan bahasa indonesia dan bahasa inggris sebagian, tema yang kami angkat lebih menceritakan tentang tema-tema sosial, seperti yang tercantum dalam cover album kami, yakni “cewek yang menggunakan topeng tengkorak dengan deskripsi dia belum mengerti  tentang kondisi yang belum pasti kebenaranya (apa yg ada di balik topeng itu)” ujar nofa, pria berkacamata.

Btw, tadi dari pihak label menyampaikan bahwa warna musik kalian benar-benar berbeda dan fresh, bisa di perjelas..??

Sebenarnya warna musik kami tidak pure death metal old-school, mungkin bisa di katakan “Death Metal Melodic” , karena secara individu dari kami mempunyai selera musik yang berbeda, seperti irul yang demen banget dengan death metal old schoolnya, budi yang mempunyai selera di musik rock, heavey metal dan blues,  andika yang demen banget dengan Neo classical metal dan bahkan nofan juga suka dengan indie pop, nah…dari perbedaan warna musik itulah kami bersatu dan menghasilkan warna baru dalam skala Death Metal”, ujar mereka saling berbagi.

Untuk produksi, pendistribusianya, promosi album bisa kalian ceritakan ?

Produksi pertama sejumlah 500 Keping CD dan alhamdulillah sejak pertama di rilis tanggal 30 Novemer 2014 sudah terjual 100 keping dalam 2 hari saja. Untuk pendistribusian tersebar di berbagai kota di indonesia, seperti di Jakarta, Bogor, Sukoharjo, Jember, Bali, Makassar, dan Malang. Serta bisa di peroleh di Merch-Store atau distro yag masuk link/jaringan dengan label kami, dan kami promosikan lewat jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter.

Dengan pihak label, kalian di kontrak berapa lama atau berapa album ?

“Saat ini di kontrak untuk 1 album terlebih dahulu dengan durasi kontrak 1 tahun,  tetapi tidak menutup kemungkinan kami bisa di perpanjang apabila penjualan CD kami sukses” ujar dedi bassis berambut gondrong ini.

Well gaess…., dengan era digital yang lebih menuju format “Virtual Music” sejauh dimana optimisme kalian dengan album pertama Hellhound ini..??

Kami optimis banget sih.., karena pecinta musik underground mempunyai segmen tersendiri, dan pendengarnya memang pecinta fisik (kemasan CD) jadi bisa dikatakan bangga banget kalau bisa menjadikanya sebagai CD koleksi.

Nahh…updaters yang kepingin seperti hellhound, mungkin bisa meniru langkah-langkah mereka agar updaters bisa terus berkarya dan sukses. <Er/y>

Liputan & Foto: By J7


Info Terkait

Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: MALANG | Indonesia | Mancanegara | INFO GEAR | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | IKLAN | Sitemap | Kontak | REDAKSI | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |