Filastine, Duet Amerika & Malang Rilis Video Musik ‘The Miner’


filastine press conference perilisan the miner

Grey Filastine & Nova Ruth (Foto: portalmusikmalang.com)

Portalmusikmalang.com – Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Filastine akan merilis single sekaligus video musik bertajuk ‘The Miner’. Bertempat disebuah kafe yang terletak disudut jalan Trunojoyo Malang tepatnya di Legipait Coffeeshop (29/3), duet Amerika dan Malang yakni Grey Filastine dan Nova Ruth akhirnya resmi melaunching video musik episode pertama dari serial dari Abandon yang akan dirilis sejumlah 4 episode dalam tahun ini.

Sebuah layar putih yang tak lebih dari 2 meter lebarnya mulai menampilkan tayangan video, diawali dering alarm dari sebuah handphone di pagi hari, terlihat seorang pria dan sesaat kemudian terbangun dari tidurnya, menyambut pagi dengan bilasan air yang mengaliri wajahnya. Sepasang sepatu booth berwarna hitam telah menantinya untuk menggiring langkahnya dalam mengawali aktivitas yang harus ia kerjakan pada hari itu, berjalan seiring dengan rekan kerjanya menuju area pertambangan. Ya itulah realita yang tersaji dari video musik The Miner, realita seorang pekerja tambang batubara yang diperankan oleh Al Imran Karim.

Filastine_Press_Picture_credit_Miguel-Edwards

Filastine (Foto: Miguel Edwards)

Pengunjung pun tampak serius menyaksikan adegan demi adegan yang tersaji dari layar tersebut. Usai pemutaran video musik berdurasi 4 menit tersebut, sesi Press Conference & Talkshow mulai dibuka oleh Samack sebagai host yang memandu jalanya acara tersebut. Dalam kesempatan itu Grey membuka cerita dengan kisah ia kala masih muda, “Masa mudaku nggak enak semua, dari sinilah aku terinspirasi untuk membuat video musik kelak. Saat itu aku begitu menghitung menit demi menit dalam hidupku, pernah sebagai sopir taxi dan juga sebagai tukang bersih-bersih.” ujar pria asli Amerika itu.

Begitu juga dengan tanggapan Nova Ruth saat ditanyakan perihal alasan dibuatnya video musik yang mengangkat isu lingkungan hidup itu. Nova dengan lugas menceritakan, “Penambangan itu sama saja dengan melukai bumi dan lingkungan sekitarnya. Begitu halnya penambangan batubara di Borneo seperti yang tersaji dalam video The Miner”. Tidak dipungkiri, membuka lahan penambangan juga otomatis bedol desa. Belum lagi air yang tercemari polusi dari batubara itu sendiri, ditengah krisis air yang kerap terjadi di Negeri ini.” ujar wanita yang kini menetap di Barcelona, Spanyol itu.

Dalam proses pengerjaan video musik “The Miner”, Filastine menggandeng seorang sinematografer asal Malang, Astu Prasidya (Tulik), dan penari jalanan asal Jakarta, Al Imran Karim. Mereka merekam video tersebut di dua lokasi, yaitu tambang belerang tradisional di Kawah Ijen, Jawa Timur, serta sebuah tambang batubara di Samarinda, Kalimantan.

Selama proses pengerjaan video di Borneo, Filastine dan timnya terpaksa harus merekamnya secara diam-diam dan tanpa ijin. Mereka berhasil memasuki kawasan tambang setelah menyamar sebagai pekerja tambang yang memakai seragam resmi. Ketika merekam adegan tari di landasan helikopter, mereka bahkan sempat ditangkap dan diinterogasi oleh aparat setempat.

Secara konsep bermusik, “The Miner” memadukan segala elemen musik dengan aroma avant-garde electronica. Ditambah bebunyian 808 bass drum yang distortif, serta melodi perkusif yang dihasilkan dari bunyi alat musik gamelan dan suara kepakan serangga. Senandung vokal perempuan dengan cengkok Jawa turut menyelip dengan harmonis di lagu tersebut.

Saat ditanyakan tentang bagaiamana proses aransemen musiknya, “Bikinnya mengalir saja sih, jadi apa yang aku rasakan itu sebuah kejujuran dalam bermusik. Filastine bisa dibilang unik, yakni memulai pembuatan dari visualnya terlebih dahulu, baru kemudian musiknya.” ujar Nova sembari tertawa. (ery/c1/sip).

Info Terkait


Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |