intenna Merilis Ep Bertajuk “Flaw” Berisikan Empat Track


intenna merilis album flaw agustus 2017

intenna “flaw” (doc)

Portalmusikmalang.com – Sudah cukup lama, sejak intenna pulang dari agenda tur promo album Helter Skelter. Kira-kira 14 bulan lalu, untuk pertama kalinya intenna tampil secara maraton dari kota ke kota (Yogyakarta, Solo, Purwokerto). Kebetulan pada saat itu, berbarengan dengan rombongan tur lain dari ibu kota.

Tur perdana tersebut sedikit membikin linglung. Kami bahkan tidak sempat banyak basa basi dengan tuan rumah dan rombongan tur lainnya, cuma sebentar. Persiapan dan berlangsungnya perjalanan itu pun juga mengalami banyak kendala. Mulai dari kendaraan hingga peta buta. Belum lagi keterpaksaan untuk berangkat dengan formasi pincang pada saat itu, tanpa vokalis utama! Tapi untungnya perjalanan 5 hari itu bisa berlalu dengan biasa. Aman-aman saja.

Lebih dari setahun kemudian, kami jalan-jalan lagi. Kalau tidak ada hambatan berarti, di penghujung bulan Juli ini kami mengagendakan tur untuk kedua kalinya. Kali ini menuju Kota Jakarta, menemui teman-teman kami di sana. Berangkat dari pengalaman sebelumnya, kami berharap semoga perjalanan ‘Tour OK’ kali ini bisa berlangsung dengan oke. Memang, bukan tidak mungkin kami masih akan menemui kerikil-kerikil yang menyebalkan. Tapi setidaknya sekarang kami sudah tidak lagi pincang.

‘TOUR OK’ intenna, Juli 2017
29/07 – Popcore #8 di Borneo Beerhouse, Kemang, Jakarta Selatan
30/07 – Kolibri Gigs di Xabi Space, Lebak Bulus, Jakarta Selatan

FLAW –intenna

Selepas merilis album perdana, Helter Skelter (2015), intenna memang tidak tampak seperti sedang berbuat sesuatu. Jarang main, juga tidak terdengar isu-isu lain. Paling-paling hanya undangan untuk ikut dalam sejumlah projek kompilasi. Tapi sekecil apapun isu itu, masih patut disukuri.

Para pegawai (baca: personel) pun sibuk dengan rutinitas masing-masing. Mengembangkan alter-egonya masing-masing di tempat dan bidang lain. Dengan berbagai tujuan, baik untuk masa depan gemilang maupun sekadar mengisi waktu luang. Baru beberapa bulan belakangan, intenna mulai bergeliat kembali. Materi-materi baru terkumpul satu demi satu. Kolega dan tim produksi juga mulai terbentuk, seorang demi seorang. Apakah ini pertanda bahwa intenna akan berjalan lebih jauh lagi?

Jika iya, setidaknya intenna telah memberi sinyal lewat lahirnya satu kompilasi karya terbaru berjudul, Flaw. Meski sinyal itu redup, empat nomor dalam rilisan ini merupakan karya paling baru. Baru 3 kali dibawakan di atas panggung dan telah mengalami sejumlah revisi. Meskipun hasil akhirnya juga masih jauh dari kesempurnaan. Iya, kami cuma punya ini. Tapi tidak mengapa, setidaknya kami bersungguh-sungguh dalam setiap prosesnya, dan kami menikmatinya.

Profil – intenna

Adalah grup musik beranggotakan lima orang dari Malang. Ada Kiki (vokal), Obing (gitar), Antok (gitar), Pugud (bass), dan Hendra (drum). Ini merupakan formasi terbaru intenna.

Sebelum hadirnya Kiki, garis depan kami dimotori oleh Oming, sedangkan Henry bertindak sebagai penggebuk drum. Formasi awal ini berjalan sampai sekitar 5 tahun lamanya. Karena satu dan lain hal, Henry dan Oming melepaskan diri dari intenna.

Kepergian keduanya turut membawa perubahan. Selama beberapa saat intenna tampil tanpa vokalis wanita, sehingga dalam penampilannya hanya membawakan lagu-lagu yang diisi oleh vokalis lainnya, yaitu Obing.

Saat ini, intenna telah merilis album pertama, berjudul Helter Skelter. Tiga lagu dalam album ini bisa didengarkan di bandcamp Intenna. Sebelumnya, intenna telah mengeluarkan rilisan split dengan band Malang lain bernama Guttersnipe dibawah label For The Records dalam bentuk kaset (klik disini untuk informasi lebih lanjut tentang kaset split kami). Kaset ini pun telah mulai dilepas ke publik sejak bulan Februari 2014 lalu. intenna menyumbangkan dua lagu dalam proyek split ini, yaitu Flowery dan Thirst. Selain dua lagu ini, intenna pun punya Little Miss Sunshine dan Dansa Hujan yang direkam di tahun 2010.

Selain itu, intenna juga sempat terlibat dalam beberapa proyek kompilasi, baik lokal maupun internasional. Seperti kompilasi lokal Malang, Burn The Line, dan proyek kompilasi dari Indonesian Shoegazer. Untuk kompilasi internasional, kami turut serta dalam Shoegaze Revival Compilation dan A Homage to Slowdive, kompilasi tribut buat band pioner shoegazing yang baru rilis Februari lalu. (int/pr).

Links:

https://intenna.wordpress.com

https://intenna.bandcamp.com/

https://www.facebook.com/Intenna-1705055803052168/

twitter & ig: @unintenna

Info Terkait


Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |