Jangan Ada Cinta, sebuah single ironi dari Amik Brothers


Amik Brothers Mei 2017 portalmusikmalang

Amik Brothers (doc)

Portalmusikmalang.com – Setelah aktif manggung di beberapa tempat baik di dalam maupun luar Malang dan meng-cover beberapa lagu artist lain di berbagai kesempatan, Amik Brothers, unit blues asal Malang baru saja merilis single pertama mereka, “Jangan Ada Cinta”. Single ini direkam di Audiolectica recorddan di-mixing oleh Rizky Toar (Remissa) dan Bagas Yudhiswa (Beeswax).

Dengan judul “Jangan Ada Cinta”, tentunya bisa membuat khalayak bertanya-tanya, “mengapa kok malah jangan ada cinta?” Padahal seperti kita tahu, cinta selalu diidentikkan dengan kasih sayang dan kebaikan. Nyatanya, Amik Brothers mencoba melihat ini dari sudut pandang lain dengan karya ini. Dengan nuansa blues yang kalem nan minimalis, lagu ini bercerita tentang kegelisahan mereka akan eksistensi kebencian yang selalu hadir di samping cinta itu sendiri. Sehingga, mereka berpendapat, lebih baik tak ada cinta saja sekalian daripada di ujungnya pasti ada kebencian atau hal negatif. Sebagai informasi tambahan,single pertama ini dijadikan batu loncatan mereka untuk merilis album penuh mereka tahun ini.

Amik Brothers sendiri merupakan unit musik asal Malang. Mereka melabeli dirinya dengan genre Blues bernuansa romance yang banyak dipengaruhi oleh Jimi Hendrix, Stevie Ray Vaughan, Matt Schofield, Eric Clapton, Josh Smith dan John Mayer Trio. Trio yang digawangi oleh Amy Yuviantono pada gitar, Miqdad pada Bass dan Ganesh di drum ini berencana merilis full album pertama mereka di tahun ini dan dilanjutkan dengan melakukan tour untuk promo album ke beberapa kota. (pr).

Single “Jangan Ada Cinta” sudah bisa dinikmati di Soundcloud Amik Brothers di bawah ini: https://soundcloud.com/amikbrothers/janganadacinta


Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |