Kandang Mooong: Hal Baru, Sensasi Bermusik dan Edukasi Dalam Omah Kandang


permainan perkusi di omah kandang

Kelompok Perkusi (Foto: portalmusikmalang.com)

Portalmusikmalang.com – Bertambah lagi satu tempat destinasi wisata musik di kota Malang, kali ini Komunitas Kandang Mooong menawarkan venue yang berbeda dibanding tempat lainnya untuk menggelar hiburan musik. Anda akan digiring memasuki areal yang dipenuhi pohon jati dan berbagai jenis tumbuhan lainnya, bak berada dalam miniatur hutan yang cukup lebat, setelah sebelumnya melewati hunian padat penduduk. Kurang lebih 250 meter kemudian anda akan memasuki sebuah tempat yang cukup asri, berdiri beberapa bangunan terpisah, di sebelah bangunan induk nampak berjejer satu set alat musik yang siap untuk dimainkan, dan komunitas tersebut menyebutnya sebagai Omah Kandang.

omah kandang

Omah Kandang

Hari Minggu lalu (10/4), Komunitas Kandang Mooong usai menggelar acara silaturahmi dan pengenalan perihal tempat tersebut di Kelurahan Cemorokandang, Jalan. Untung Sudiro RT 04 RW 04, Malang. Berbagai bentuk hiburan tersaji apik dalam acara silaturahmi itu, seperti suguhan tari topeng, hiburan musik dari Decimal band, permainan perkusi dan beberapa hiburan lainnya.

Dari penjelasan yang disampaikan oleh salah satu penggagas Omah Kandang, Nova Dwi Patria, Komunitas tersebut dinisiasi oleh beberapa orang dengan latar belakang yang berbeda-beda. Mulai dari pecinta alam, seniman lukis & tari, pegawai swasta, dokter, pegiat musik serta aktivis anak & perempuan dengan kepedulian yang sama terhadap kelestarian lingkungan, pendidikan & seni budaya lokal serta meningkatkan perekonomian lokal. Komunitas ini terjaring berdasarkan seleksi alam yang akhirnya menjadi seperti sebuah keluarga yang tinggal di sebuah rumah sederhana yang bernama Kandang Mooong. Komunitas ini resmi terbentuk pada tanggal 11 Maret 2016. Mereka menyebut diri mereka dengan istilah penghuni Kandang.

penampilan band dalam omah kandang

Decimal Band

Istilah Kandang Mooong sendiri diambil karena area ini dulunya adalah kandang sapi, sedangkan mooong sendiri berarti “monggo” atau dalam bahasa Indonesia berarti “silahkan”. Untuk menindak lanjuti kepedulian mereka terhadap isu-isu yang disebutkan diatas akhirnya terbentuklah program kampung sinau yang mempunyai kegiatan reguler setiap hari minggu dengan melakukan pengajaran berbagai ilmu keterampilan, serta menanamkan pentingnya menjaga kelestarian alam yang sementara ini didanai secara mandiri oleh komunitas Kandang mooong.

Diareal seluas -+1 hektar ini dengan landscape kebun & hutan dibangunlah sebuah konsep miniatur desa dengan gaya hidup yang sederhana namun tetap sehat. Saat ini sudah tersedia sarana & prasarana yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan meeting, diklat, gathering maupun event musik. Juga terdapat rumah singah untuk para backpacker. Uniknya kawasan ini masih berada didalam wilayah Kotamadya Malang. (ery/c1/sip).

Info Terkait


Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |