Kompak, Seru dan Bersatu Dalam Halal Bihalal Musisi Kota Malang


kompak-seru-dan-bersatu-dalam-halal-bihalal-musisi-kota-malang

Halal bihalal musisi malang @portalmusikmalang.com/J7

Portalmusikmalang.com – Persahabatan adalah nilai dari segalanya dalam kehidupan bersosial, tidak ada perbedaan apabila semua menjadi satu sebagai saudara, dan menjadi saudara untuk saling mengerti. Itulah yang penulis rasakan pada malam acara halal-bihalal yang di galang oleh Musisi Malang Bersatu di Gedung Dewan Kesenian Malang, 10 Agustus 2014.

Bagaimana rasanya bila berbagai macam genre musik yang dibawakan oleh musisi-musisi Malang bersatu dalam sebuah pertunjukan??. Menarik sekali tentunya, sangat menyenangkan bukan? Bukan hanya sekedar musisi saja, bahkan para pelaku di bidang musik lainya juga ikut bersatu. Kompak, rasa persaudaraan, dan ikatan saling memiliki adalah segalanya.

Hari itu gedung Dewan Kesenian Malang menjadi catatan sejarah berkumpulnya berbaga pelaku seni di kota Malang. Dan dari berbagai lintas usia serta genre. Berbagai macam acara yang di selenggarakan adalah, seperti konser musik, penjualan alat musik, penjualan CD & Cloth, pameran lukisan, dan Bazar makanan dari rekan musisi.

Dialog-dialog segar juga menjadi salah satu sajian yang menarik untuk disimak. Interaksi antara pengunjung dan notulen menjadikan suasana malam itu menjadi lebih akrab. Semua menikmati, semua ikut bersenandung, semua bergembira, dan semua larut dalam keakraban yang luar biasa itu. Sesuai dengan tema utama dalam acara itu, adalah Halal-Bihalal, menjadi ajang yang pas untuk saling bermaafan.

Banyak harapan yang muncul untuk esok lebih baik, demi untuk kemajuan musik dan musisi di kota Malang pada khususnya. Portalmusikmalang.com berkesempatan untuk mengobrol dan berbagi opini dengan para pelaku seni musik yang hadir pada hari itu. Berikut kami rangkum sesuai dari nara sumber yang kami temui :

Faizal (ANTZ Musik) : Ini menjadi langkah awal sebagai tonggak menyatukan musisi di kota Malang. Acara seperti ini akan kami lanjutkan dan kami akan duduk bersama kembali untuk menggodok dan tentunya membuat acara yang lebih menarik.

Danar (Penasehat MMB) : Saya mewakili sebagai pelaku musik yang sudah cukup lama eksis di blantika musik kota Malang dari sekitar tahun 80-an. Dimana saya harus turun tangan kembali ketika saya mendengar di saat teman-teman musisi yang tampil di sebuah acara sempat dilarang oleh suatu ormas di acara kampung Ramadhan Soekarno-Hatta beberapa waktu lalu.

Dimana sementara ini saya diberi amanah oleh teman-teman sebagai penasihat Musisi Malang Bersatu (MMB-red) dan tentunya juga dibantu oleh teman-teman senior maupun junior tanpa melihat sedikitpun perbedaan dalam bermusik. Visi misi kami adalah menggabungkan seluruh insan musik di kota Malang untuk selalu rukun dan menjadi musisi yang profesional serta bermanfaat untuk sesama. Jadi bukan hanya sekedar main musik saja.

Bison (Pengamat Musi) : Acara ini diadakan karena rasa kebersamaan teman-teman musisi di kota Malang dengan harapan kita tidak sampai terkotak-kotak. Dimana semua genre musik bisa masuk diacara halal-bihalal ini. Tetapi, kita tetap kembali ke basic-nya, yaitu rasa kebersamaan. Harapan saya setelah acara hari ini selesai, teman-teman musisi di Malang jangan berhenti untuk selalu eksis berkarya, karena bila tidak mau eksis berkarya, saya rasa acara seperti ini tidak akan terjadi. Buktinya, teman-teman dari band-band indie bisa ikut berpartisipasi adalam acara ini.

Norman And Friends (Musisi Muda Malang) : Menurut saya acara ini sangat asyik sekali karena sangat jarang ada event seperti ini, bisa main Fusion, Rock, Blues, Reggae, Metal, dan lainnya dalam satu panggung yang sama. Dan yang menjadi harapan kami sebagai musisi muda Malang, agar teman-teman yang senior bisa melihat kami tampil dan tentunya juga kami harapkan untuk saling sharing dan memberikan suntikan semangat serta input positif untuk kemajuan kami sebagai musisi muda Malang. Kami mengharapkan kebersamaan yang guyub hari ini akan terus berlanjut. Semoga acara seperti ini selalu akan ada untuk kedepanya.

Antok (GLYPH) : Sebenarnya halal-bihalal adalah sudah sebagai tradisi, cuman untuk musisi, selama ini yang ada adalah soal kepentingan diluar musik dan seni, yang kecenderungan di tunggangi unsur di luar musik dan seni. Label2nya bicara seni dan musik, tetapi fakta yang terjadi adalah diluar ekspetasi saya. Itu yang selama ini saya alami. Beda dengan yang diadakan hari ini, walaupun ada yang jual makanan, merchandise, dan lainnya, tetapi ini adalah murni dari para pelaku musik dari musisi kota Malang. Jujur aja, selama ada title acara seperti ini, baru kali ini saya mengalami. Harapan saya, kesampingkan rasa senioritas dan junioritas, karena disini kita bekerja untuk seni dan yang penting adalah saling support dan saling mengormati.

Om Ping (Musisi Senior Malang) : Kalau kita melihat dulu, Malang itu adalah barometer musik yang tidak bisa dipungkiri lagi dan menjadi salah satu kontribusi terbesar di industri musik Indonesia. Yang perlu kita tarik sesuatu yang baik itu adalah, regenerasi yang dilakukan oleh teman-teman kita baik secara langsung atau tidak langsung itu sudah berjalan, dan buktinya teman-teman tanpa di duga dan mungkin dengan persiapan yang tidak banyak dengan semangat yang tinggi untuk berkumpul dalam acara halal-bihalal pada hari ini. Prinsip yang harus dipegang dan dipertahankan bahwa musik malang itu harus tetap hidup. Karena kalau yang namanya barometer itu adalah ikon, jadikan musisi Malang itu sebuah kebanggaan.

Bagaimana menurut updaters?? Sungguh semangat dan harapan yang luar biasa bukan?? Kita sebagai musisi tentunya sangat bangga akan kontribusi teman-teman yang peduli untuk rasa kebersamaan seperti ini. Karena musik itu adalah bahasa universal: Sebagai bahasa pemersatu, bahasa jiwa, bahasa cinta, dan seribu bahasa lainnya. Dengan musik, kita bisa menyampaikan pesan perdamaian, dengan musik kita bisa tersenyum, dengan musik kita bisa menangis karena cinta, cinta untuk peduli sesama.

Dan tak lupa, teman-teman musisi kota Malang mengucapakan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dari berbagai elemen di musisi kota malang yang turut ikut meramaikan dan mensupport atas terselenggaranya acara Halal-Bihalal Musisi Malang Bersatu. 100% untuk kemajuan pelaku musik kota Malang. <Er/y>

SPECIAL THANKS TO:

ANTZ COMMUNITY, HELLSOIL, ROMPOK BOLONG, WORDI CS (Oi), DANAR RAHARDIAN, TOPENG MALANGAN ( DKM ). CRIMSON Diary, METAMORFOSIC, MBAK SARI (KETUM DKM), JATMIKO ( PERWAKILAN MMB ), PREDATOR, VESPARASTA, YOUNGSTER, AREMA VOICE, MALANG LEGENDARY, BETTERMAN.

MEDIA : MALANG POST, DHAMMA TV, MAS FM, M FM, HALO MALANG, EVENT MALANG, MAHASISWA MALANG, PORTALMUSIKMALANG.COM, ANAK KOST MALANG & ACARAAPA.COM.

GENSET : TEDJO & JAMBUL BYPASS
SOUND OUT : JAMBUL BYPASS
SIDE FILL : UCUP LINEAR ( 5 BH HUPER )
LIGHTING : BIDIN
AMPLIFIER : BASS GK – BAGUS GONG
GITAR 1 – MARSHALL JVM (JAMBUL BYPASS)
GITAR 2 – RANDALL (ANTS STUDIO)
KEYBOARD – ROLAND KC 550 (JAMBUL BYPASS )
ALAT MUSIK : DRUM – JATMIKO & DEVA
GITAR ART ROCK + EFFECT – NONOT PREDATOR
GITAR + EFFECT – ANDI BLACKMORE
KEYBOARD – DANAR & DONNY
MC : NONOT / ATZA / FRANA ( FROM NEDERLAND )
DIALOG MODERATOR : OVAN TOBING, MBAK SARI, RANDI & JATMIKO )
ROKOK APACHE ( 3 TENDA KERUCUT, 1 BALIHO, 1 BACKDROP PANGGUNG )
STAN : WARUNG DKM, MIE ROCKSTAR, NAWEE LUMPIA & TOMZ AF
PANITIA HALAL BIHALAL :
KOORDINATOR STAN : JATMIKO ( BURSA CD INDIE/CLOTHING/DISTRO, DLL)
OCEB TATTO ( STAN MAKANAN )
TRANSPORTASI 1 – DEVA & JAMBUL
TRANSPORTASI 2 – IJEN NIRWANA
STAGE – VICKY, DEVA & JOHN
TALENT – DONNY
PUBLIKASI – ZUGA & BISON
DAN SELURUH PENDUKUNG.


Info Terkait

Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: MALANG | Indonesia | Mancanegara | INFO GEAR | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | IKLAN | Sitemap | Kontak | REDAKSI | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |