Komunitas Arek Reggae Malang (ARM)


Komunitas Arek Reggae Malang

Komunitas Arek Reggae Malang

Musik reggae Malang sebenarnya mulai eksis semenjak hadirnya band-band indie bergenre reggae seperti Progress yang melahirkan karya bertajuk “Uklam-Uklam Sore” dan Karabiner yang merupakan band reggae bentukan mahasiswa pecinta alam Unisma. Namun baru pada tahun 2007, pergerakan mulai berjalan ketika tiga band bergenre reggae, Jawaika, Bye Bye Babylon, dan Tropical Forest serta beberapa penikmat musik reggae yang juga kebetulan merupakan mahasiswa rantau di kota Malang membentuk “Three Colors Soul” yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya “Arek Reggae Malang”.

Three Colors Soul sendiri mengawali pergerakannya dengan memainkan musik reggae di panggung-panggung kampus dan komunitas skuteris. Seiring berjalannya waktu, musik reggae pun semakin diminati di kota Malang dan akhirnya semakin banyak band bergenre reggae yang bermunculan sehingga nama “Three Colors Soul” pun digantikan dengan “Arek Reggae Malang”.

Arek Reggae Malang yang terlahir begitu saja dari tradisi para pecinta reggae untuk berkumpul dan saling mendukung di setiap acara, akhirnya berfungsi sebagai wadah apresiasi dan edukasi para penggiat dan penikmat musik reggae di kota Malang. “Malang Reggae Fest 2011″ yang turut didukung oleh musisi dari komunitas-komunitas kota lain, merupakan tonggak awal pergerakan Arek Reggae Malang yang ingin mempersatukan banyak pecinta musik reggae di kota Malang dan sekitarnya. Meski tanpa keanggotaan resmi, semenjak saat itu, Arek Reggae Malang terus bergerak dengan mengusung tema “Uprising” yang berarti pemberontakan, sesuai dengan nafas musik reggae sendiri yang merupakan rebel music.

Lewat Uprising, Arek Reggae Malang ingin melunturkan stigma negatif terhadap musik reggae dan menunjukkan bahwa Malang punya musisi-musisi reggae yang bisa diperhitungkan dan penikmat reggae yang berkualitas.

Selain event “Uprising” yang digelar reguler hingga Uprising 4, dan ARM “Road to Campus” yang berfokus pada apresiasi musikalitas, ARM juga bergerak di acara-acara dengan tema sosial dan lingkungan seperti Food Not Bomb dan One Love One Earth. Setelah cukup lama absen menyelenggarakan event, ARM akhirnya kembali bergerak di awal tahun 2016 dengan “Tribute to Bob Marley” di Cafe Oei Batu untuk menjelang event “Uprissing” ke 5.

Dalam komunitas kami, jumlah band hingga kini yang terhitung sebagai database band Reggae di Malang lebih dari 30 band reggae, diantaranya, Progress, Karabiner, Stasiun reggae malang, Jawaika, Tropical forest, Horny monkey, Natural sunrise, Manis javanica, Easy going, Tradjam, Remooff, Carrebian, Batu in paredise, Glory rasta, Burn’d bananas, The praysident, Samarasta, Uncle bob, Boomboclat!, Vespa rasta, Glorious friends, Ciggarete, Rastafora, Sunshine, Neo savana, Gapura, Malang dub foundation, Wish me luck, Roots, Lostarasta, dan masih banyak lagi.

Informasi: 089680666188 | Email arekreggaemalang06@gmail.com | Twitter @ARM_OFFICIAL | IG @arekreggaemalang | Fanpage Arek-Reggae-Malang

Info Terkait


Bagaimana Menurutmu?

One Response
  1. Tolibin 08/11/2016 Reply

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |