Kontroversi Pembubaran Musik Ngabuburit Di Malang


kontroversi-pembubaran-musik-ngabuburit-dimalang

Kegiatan musik ramadhan di cekal oleh ormas.

Portalmusikmalang.com - Beberapa hari ini para musisi Malang di hebohkan oleh kejadian perihal pencekalan kegiatan musik ngabuburit oleh sebuah ormas yang mengatasnamakan forum takmir se Malang Raya beberapa waktu lalu. Seperti tahun-tahun sebelumnya, dikawasan jalan Soekarno-Hatta Malang di setiap bulan suci Ramadhan selalu ramai dengan penjual takjil yang tampak sibuk menawarkan daganganya, selain hal itu, tentunya juga ada acara hiburan lainnya sambil menunggu waktu berbuka puasa tiba.

Sebuah komunitas musisi Malang,pada minggu awal bulan puasa tahun 2014 selalu ikut meramaikan dengan menyuguhkan penampilan band-band dari kota Malang sebagai ajang kreatifitas dan eksistensi bermusik, tepat sore sekitar jam 16.00wib (06/juli/2015)  ada kejadian yang disinyalir sangat tidak mengenakan teman-teman musisi kota Malang, berikut kronologisnya seperti yang diceritakan oleh narasumber kami:

“Event di depan Sasana Krida 4-hari setiap sore di kunjungi ormas yg mengatasnamakan forum takmir se Malang Raya yang bermaksud memberhentikan event musik tersebut dengan alasan mengganggu kesucian bulan suci ramadhan padahal pihak event juga mengantongi izin, sampai ada juga kejadian seorang pengunjung pasar ngabuburit yg ber agama nasrani di suruh memakai jilbab oleh ormas tersebut . Dijawab oleh pengunjung tersebut “saya ini orang nasrani kok disuruh pake jilbab apa urusannya dengan saya? ini pasar pak bukan tempat ibadah, kalau anda ingin di hormati ya anda belajar menghormati hak asasi orang lain dong”. ujar salah satu pengunjung berdebat.

Menilik cerita dari narasumber kami, hal ini dianggap konyol, karena secara hukum acara ini diselenggarakan dengan sah, dalam arti acara ini sudah mengantongi izin yang sudah di peroleh dari pihak terkait. Dan seharusnya, mereka (ormas) perlu di musyawarahkan terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan yang sepihak, dan tentunya kejadian ini banyak mengundang protes oleh para musisi di kota Malang sendiri.

“Yang dianggap mengganggu itu seperti apa? Mungkin perlu diperjelas lebih akurat agar tidak terjadi kesalahpahaman.” ujar salah saru sumber yang enggan di sebutkan namanya.

Mungkin tindakan dari ormas tersebut bermaksud baik, hanya tidak tepat dengan sikap yang sepertinya terlihat arogansi, dan tanpa ada pembicaraan terlebih dahulu. Tentunya kejadian ini sangat disayangkan, karena dianggap menghambat kreatifitas teman-teman musisi di kota Malang, dan harus dimusyawarahkan agar tidak terulang dilain hari. <Er/y>


Info Terkait

Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: MALANG | Indonesia | Mancanegara | INFO GEAR | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | IKLAN | Sitemap | Kontak | REDAKSI | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |