Launchversarry Flanella! Klimaks dan Historis


flanella-launchversarry-konser-1

Flanella (doc.portalmusikmalang)

Portalmusikmalang.com – Tak dipungkiri, band Flanella masih mempunyai pesona di mata fans (flanellasuka) meski sempat vakum beberapa tahun pasca merilis album yang ketiga. Rabu (26/10) Baiduri Ballroom menjadi saksi kembalinya band yang kini telah mengoleksi 4 album dalam konser bertajuk LAUNCHVERSARRY.

Pecah! itulah situasi yang tergambar dalam konser sekaligus perayaan 16 tahun berdirinya Flanella. Tak hanya Flanellasuka saja yang mengiringi proses launching band yang dikawal oleh Kidnep dkk. Namun, datang juga dari berbagai komunitas musik, rekan, sahabat, dan para pegiat musik di Malang Raya. Alhasil, seperti menjadi ajang reuni dan silaturahmi, dan memang fakta itulah yang tersaji.

Sejumlah band dan musisi dari berbagi genre musik terlibat dalam konser yang di mulai sejak pukul 19.00 Wib. Dimulai dari band Iphot, lalu dilanjut unit grindcore asal Malang lainnya, Hellsoil. Aksi dari dua band tersebut cukup memantik reaksi dinamis dari penonton yang setia menunggu kemunculan Flanella.

Crimson Diary, band yang usai merilis Ep self-titled beberapa waktu lalu ganti menggilir panggung konser yang tertata megah dengan paduan sorot lampu yang apik. Lalu, unit metal yang sedang naik daun, Karat lanjut menghajar arena pertunjukkan dengan hits cadas dari album pertama mereka, Elegi.

Usai penampilan panas dari Ferry dkk, penonton tereduksi sejenak oleh penampilan memikat dari duo Wake Up Iris!. Unit folk beranggotakan 2 personil itu cukup mempesona penonton yang cukup memenuhi venue malam itu.

Tropical Forest, band yang sukses merilis album Nature Scene beberapa waktu lalu mengajak bergoyang dengan tembang-tembang reggae andalan mereka dan dilanjut oleh penampilan Dj Amadeeus.

flanella-launchversarry-konser-2

Launchversarry Flanella (doc.portalmusikmalang)

Usai dibuka penampilan memikat dari sejumlah performer, akhirnya  yang ditunggu muncul dari back stage. Flanella, mengajak seluruh musisi yang terlibat dalam konser untuk naik keatas stage. Seperti prosesi seremonial, bersama mereka menyanyikan satu lagu nasional, Indonesia Tanah Air Beta.

Selanjutnya, Flanella langsung menggebrak diawal penampilan dengan single bertajuk Tiada Duanya (album surfresh). Masih dari album yang sama dengan tempo yang lebih up, lagu berjudul Senyawa menggiring penonton untuk bergoyang bersama Kidnep dkk.

Ada kejutan saat memasuki lagu ketiga. Kidnep mengundang salah satu musisi, Nova (sinden all genre) untuk berduet dengannya diatas panggung. Single dari album self-fitled rilisan 2003, Tiga Hari Yang Lalu dilantunkan menggunakan lirik berbahasa Jawa berbalut aransemen klasikal. Unik, dan tetap terdengar syahdu tanpa mengurangi makna yang tersirat dalam lirik lagu itu.

Dalam konser bertajuk LAUNCHVERSARRY, Flanella membawakan 10 lagu. Ada dua lagu yang dibawakan dengan formasi awal saat Flanella terbentuk 16 tahun silam. Mengajak mantan ‘pacar’,  Ngoeg (bass), dan Vicky (drum). Keduanya didaulat mengisi lagu berjudul Anjelie dan Cinta Abadi Yang Terluka (2003). Sebuah reuni penuh nilai historikal bagi band yang kini beranggotakan Kidnep (vocal), Aik (gitar), Ongky (keyboard), Kunya (bass), dan Catur (drum).

Dan kemudian sebuah lagu yang berasaskan persahabatan dan sekaligus menjadi video klip pertama dalam album keempat Flanella, Dear Fans Dari Anak Band menjadi lagu penutup dalam konser yang berlangsung penuh kesan itu.

… pegang tangan ini letakan di hati tetaplah bersama kami….! sukses dan happy anniversary Flanella. (ery/c1/sip).


Info Terkait

Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |