“Lewat Mini Album PIAMBA’, Dicky Kadarmawan Menunjukan Arti Indie Sebenarnya”


Dicky Kadarmawan agustus 2017

Dicky Kadarmawan (doc)

Portalmusikmalang.com – Berlatar belakang dari jenjang pendidikan tinggi di tanah Jawa, Dicky Kadarmawan mulai menyesuaikan diri baik dengan budaya dan bahasanya. Obrolan teman Dicky yang berasal dari Sidoarjo dengan ibu penjual gorengan kala itu menyiratkan satu kata yang menurutnya lucu, enak didengar, namun baru bagi kuping cowok dengan khas bercelana SMA yang berasal dari Jakarta ini, yaitu Piyambak. Arti dari Piyambak adalah sendiri yang diambil dari bahasa Jawa Kromo Inggil, yang merupakan tingkatan tertinggi dari bahasa Jawa.

Pengubahan penyusunan huruf dan tanda baca namun tidak menghilangkan lafal dan makna arti dari kata tersebut, PIAMBA’ menjadi pilihan Dicky untuk mini album solo pertamanya. Kata itu sangat kuat merepresentasikan dirinya yang bertekad kuat mengerjakan mulai dari modal, recording, instrumen, pembuatan cd fisik, desain, hingga penjualan dilakukannya sendiri. Berisikan empat lagu (Kelak Nanti, Membuang Waktu, Hadir Sosok yang Membuatku Tersenyum, dan Terima Kasih Engau Telah Tercipta) yang membawa musik alternative dengan distorsi gitar, ketukan drum yang gantung, dan paduan lirik perih didalamnya.

Ada harapan dari pria berambut poni lurus ini untuk para pendengarnya bisa menikmati lagu sedih dengan tetap menganggukan kepala, seakan bisa menikmati lara. Indie dari kata independent yang diartikannya baik rencana, proses, hingga hasil harus dilakukan sendiri. Ia ingin menunjukan indie sesungguhnya. Ada harapan dari pria berambut poni lurus ini untuk para pendengarnya bisa menikmati lagu sedih dengan tetap menganggukan kepala, seakan bisa menikmati lara.

17/8/17 bertepatan dengan HUT RI yang ke-72 menjadi pilihan cowo berkacamata yang erat dengan plester dibagian patah frame­nya untuk merilis mini album PIAMBA’ dalam bentuk fisik yang terbatas dan video clip “Kelak Nanti” yang bisa dinikmati di kanal Youtube pribadinya.. Layaknya perubahan yang dinampakan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar, ia memiliki keyakinan kuat bahwa yang bisa merubah kondisi baik hidup maupun cinta seseorang adalah diri sendiri. (dk/pr).


Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |