Maestro Jazz Idang Rasjidi Tularkan Ilmu di Jazz Friday


idang rasjidi jazz friday malang by portalmusikmalang

Idang Rasjidi bersama musisi jazz Malang (dok; portalmusikmalang)

Portalmusikmalang.comJazz Friday yang dihelat pada tanggal 6 Oktober 2017 lalu terasa spesial bagi penikmat dan musisi jazz yang datang di kafe Ria Djenaka jalan Bandung, Malang. Kehadiran maestro jazz tanah air, Idang Rasjidi, yang merupakan pianis handal itu tak disia-siakan oleh jazzer-jazzer mudah Kota Malang untuk menyerap ilmunya.

Idang, yang kini usianya menginjak 65 tahun tetap enerjik saat bermain dan memberikan motivasi bagi musisi jazz yang meramaikan gelaran Jazz Friday itu. Banyak ilmu yang disampaikan oleh pria yang pertamakali datang ke Kota Malang tahun 1972. Idang Rasjidi berbagi ilmu lewat sharing sesion dan  coaching clinic bersama player band yang ia tunjuk, Reki (drum), Norman (saxsophone), Rifki (gitar) dan Johan (bass).

Di awal perbincangan, Idang banyak mengulas tentang sejarah musik jazz itu sendiri. Menurut sejarah yahng disampaikan oleh Idang, musik jazz muasalnya dari upacara keagamaan yang biasa di adakan di gereja pada masa lampau. Hingga akhirnya terus berkembang hingga kini.

idang rasjidi jazz friday coaching clinic

Idang Rasjidi berbagi ilmu jazz (dok; portalmusikmalang)

Selain itu, Idang juga membahas teknik bermain jazz, beberapa diantaranya seperti tentang tenik sketch, bermain dinamika secara team, serta beberapa teknik lainnya. Meski sudah uzur, Idang Rasjidi masih sangat piawai memainkan jemarinya di atas tuts piano elektrik. Dalam kesempatan itu, Idang Rasjidi juga menyinggung peran penting komunitas terhadap perkembangan musik.

“Kemajuan musik pada suatu kota, tak lepas dari peran penting komunitas.” ujar Idang. Artinya, komunitas merupakan akar dari tumbuhnya musik secara luas. Munculnya Ngalam Jazz Community juga diapresiasi oleh Idang Rasjidi. Bahkan, ia sangat mendukung, “Bila diperlukan, setiap dua bulan sekali saya bisa datang ke Malang mengajak teman-teman saya seperti Benny Likumahuwa dan lainnya.” tutur Idang kepada para pengunjung yang di dominasi penikmat musik jazz.

Kedatangan Idang Rasjidi menjadi surprise bagi para musisi yang hadir, seperti yang disampaikan oleh Andika “ini ilmu yang sangat mahal. Tapi nontonnya gratis”. terang keyboardist band Equinox. (ery/c1/sip).

Info Terkait


Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |