Malang Bernyanyi, Bersama Museum Musik Indonesia


malang bernyanyi dan mmi media musik publisher

Diskusi “Media sebagai musik publisher”

Portalmusikmalang.com – Siapa sih yang engga tau kota Malang? Kota yang menyimpan beribu kerinduan, keindahan dan sejuta kenangan di dalamnya. Kota malang juga terkenal sebagai kota yang penuh akan sejarah, hal ini dibuktikan dengan banyaknya museum – museum yang berada di Malang seperti Museum Brawijaya, Museum Malang tempo doeloe dan MMI atau Museum Musik Indonesia.

Mungkin diantara kalian masih banyak yang belum mengetahui bahwa di Malang ternyata ada Museum Musik pertama dan satu – satunya di Indonesia yaitu MMI. Pada hari Jum’at 3 Juni 2016 kemarin Museum Musik Indonesia bekerjasama dengan RVCA yang berupakan salah satu kelompok Praktikum Publik Relation Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang semester 6 sebagai Event Management menyelenggarakan acara yang bernama “Malang Bernyanyi” yang diselenggarakan di Godbless Cafe 2 Jl. A Yani No 9 Malang (sebelah kantor telkom Pusat).

rvca malang

RVCA Consultant

Sebelum menyelenggarakan acara ini kami RVCA Consultant melakukan riset mengenai Museum Musik Indonesia ini yang mana hasil dari riset tersebut dapat diketahui bahwa banyak sekali masyarakat Malang yang belum mengetahui adanya Museum Musik Indonesia yang merupakan salah satu aset bangsa yang harus diperhatikan dan diapresiasi keberadaanya, Salah satu strategi kami dalam mem-blow up nama MMI ini adalah dengan melakukan kampanye melalui media sosial Instargram @museummusikindonesia dan penyelenggaraan event ini, ujar Febrina DJ sebagai Ketua Acara Malang Bernyanyi.

Acara malang bernyanyi ini dihadiri oleh berbagai kalangan baik itu umum Mahasiswa, komunitas, band, maupun lebel – label musik indie di Malang dan diisi oleh beberapa rangkaian acara diantaranya adalah Performance dari band Seven AM (IKABAMA), Thunderwrath dan Penampilan dari komunitas SoundCloud Malang serta diskusi yang berjudul Media sebagai Music Publisher dengan narasumber Samack (Demajors MLG), Alo (barongsai record) yang di moderatori langsung oleh Mas Erwin (Portal Musik Malang).

Hasil dari diskusi ini bahwasahnya untuk para band band yang ingin melebarkan sayap dan tetap eksis berkreasi di dunia musik untuk jangan putus asa atau malu dalam mempublish karya – karyanya karena hanya dengan ini kalian akan dapat diakui oleh masyarakat yaitu untuk terus konsisten berkarya dan gunakan media khususnya media sosial yang murah dan mudah dan ini sedang marak digunakan sebagai sarana publikasi dalam aspek apa saja termasuk dalam mempublikasikan hasil karya musik.

Harapan dari diselenggarakannya acara ini adalah masyarakat dapat mengetahui bahwa terdapat Museum Musik pertama kali di Indonesia yang berlokasi di Perum Griya Shanta Blok G No 407 Malang yang tetap konsisten mengapresiasi sejarah perjalanan musik tanah air. (rvca/pr).

Info Terkait


Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |