Malang Youth Orchestra, Sekumpulan Anak Muda Dengan Bakat Mengesankan


malang youth orchestra

Latihan rutin Malang Youth Orchestra (Foto: portalmusikmalang.com)

Portalmusikmalang.com – Malang Youth Orchestra, mungkin bagi penikmat musik kota Malang nama tersebut masih terdengar cukup asing. Namun, begitu anda menyaksikan penampilan mereka pasti akan berdecak kagum oleh kemampuan yang ditunjukan oleh sekumpulan  anak muda tersebut. Gesekan dawai dari violin mengalun penuh harmonis, berpadu manis dengan cello disambut instrument woodwind atau brass dengan memainkan komposisi musik klasik serasa mengingatkan anda dalam kisah Epic abad 17.

Baru-baru ini kami menyempatkan diri untuk bertemu dengan mereka saat berlatih rutin dikawasan Tidar, Malang 11/2/2016. Malang Youth Orchestra adalah bentukan seorang violinis handal asal Yogyakarta yang sudah kenyang pengalaman malang melintang di dunia orkestra Indonesia. Sosok berkacamata tersebut memperkenalkan dirinya dengan panggilan Tutut.

“Malang Youth Orchestra adalah ide dan gagasan saya, karena melihat kondisi di Malang yang terhitung sangat jarang. Saya babat alas dari nol. Dibentuk semenjak 1 April 2015 lalu dengan anggota mayoritas hampir 90% terdiri dari mahasiswa/mahasiswi UM yang mempunyai wadah bernama Cahaya Cakrawala Orchestra yang sering tampil diacara kampus saja. Selain itu juga ada dari Dwipantara dan Purwacaraka, dari situ saya kumpulkan dan terbentuklah Malang Youth Orchestra.” pungkas wanita ramah senyum itu.

Menariknya, semua pemain yang ia kumpulkan masih terhitung muda banget. Bahkan banyak diantara mereka memulainya dari Nol dan awam akan musik klasik. Tak salah jika pada awalnya beberapa dari mereka tak mengenal instrument seperti Violin, Woodwind, Brass, dan lainnya.

“Saya tidak mengumpulkan orang yang jago bermain disini, karena di Malang sendiri cukup susah mencarinya. Justru karena itulah saya melatih dari Nol (tidak bisa baca not sebagai syarat utama). Kebanyakan background mereka dari daerah yang masih terhitung awam.” pungkas wanita yang kenyang pengalaman ‘ngamen’ orkestra di Jakarta.

tutut dirigen malang youth orchestra

Tutut, sang dirigen Malang Youth Orcestra (Foto: portalmusikmalang.com)

Dalam Malang Youth Orchestra, Tutut berperan sebagai Dirigen. Seperti anda ketahui, Dirigen adalah orang yang memimpin sebuah pertunjukan musik orkestra / paduan suara melalui gerak isyarat tangan.

Reputasi wanita asal Yogyakarta tersebut nampaknya tidak main, Tutut pernah terlibat sebagai salah satu pemain biola pada nama-nama besar nasional seperti Erwin Gutawa Orchestra, Twilite Orchestra pimpinan Addie MS, Dian HP, Magenta Orchestra dan masih ada nama-nama lainnya.

Dalam kesehariannya, Tutut disibukkan sebagai pegawai negeri sipil, yakni mengajar di Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Juga mengajar dibeberapa tempat sekolah musik baik private maupun non private. Sejak mulai terbentuknya Malang Youth Orchestra hampir 1 tahun lalu, penampilan perdana mereka adalah saat turut terlibat dalam Konser Kebangsaan ‘Rockestra’ Dari Bhumi Arema Untuk Indonesiaku yang digelar oleh Galeri Malang Bernyanyi di Hall UB TV Gd.Rektorat, Universitas Brawijaya Malang tanggal 14 November 2015 lalu.

Dalam kesempatan bersama kami, Tutut menyampaikan, mengenalkan Malang Youth Orchestra pada khalayak umum khususnya di kota Malang bukan pekerjaan yang cukup mudah, karena pengetahuan tentang musik klasik masih terhitung jarang. Meskipun sejak kemunculannya, mereka memperoleh apresiasi yang cukup bagus khususnya dikalangan anak muda. Cara pendekatanya pun cukup jitu, yakni dengan membawakan musik-musik familiar dalam sentuhan aransemen orkestra.

Kedepannya Tutut ingin membuat sebuah gebrakan yang tentu ia rasa tak mudah. “Kita sebelum membuat konser gebrakan akan berbenah skill terlebih daulu. Mungkin bisa enak kita dengar setelah 1 hingga 3 tahun kedepan, karena mereka belajar dari Nol, bukan diambil dari pemain orkestra profesional.” ujarnya merendah.

“Tetapi setidaknya saya merasa, walaupun bukan asli warga Malang, tetapi saya merasa puas bisa memberikan ilmu bagi mereka.” pungkasnya sambil mengakhiri obrolan menarik ini. (er/y).


Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |