Musik Sebagai Hobi Yang Menghasilkan


musik-sebagai-hobi-yang-menghasilkan

Musik sebagai hobi dan pekerjaan

Portalmusikmalang.com - Perkembangan musik di Indonesia dalam beberapa dekade ini berkembang sangat pesat. Indikasi tersebut bisa dilihat dengan makin banyak bermunculan band-band baru, usaha didalam bidang permusikan seperti studio musik, toko alat musik, media distribusi online dan berbagai macam inovasi-inovasi baru lainnya di dunia musik.

Sekarang, musik tidak hanya sekedar hal yang dianggap sebagai hobi saja. Bukan hanya semata media untuk didengar dan sebagai bentuk hiburan saja. Musik mempunyai artian yang sangat luas, jadi tidak identik sebagai lagu.

Melihat era sekarang, perkembangan musik sudah menjadi sebuah  industri dalam skala luas. Hal ini tentunya didukung dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, dan memudahkan siapapun untuk meng akses segala bentuk hal yang berkaitan dengan musik dimanapun dan kapanpun.

Perkembangnya, musik bukanlah hanya sekedar membuat komposisi lagu, bermain musik, dan sejenisnya. Musik semakin mencangkup kejangkauan secara global, tidak sekedar secara traditional saja, yang dahulu musti datang ke toko kaset/CD, hanya untuk sekedar membeli sebuah/beberapa kaset/CD dari band band favorit anda.

Di Indonesia, era internet berkembang cepat, mulai sekitar tahun 1999 makin banyak muncul bisnis-bisnis di bidang musik, seperti iTunes, Myspace, dll yang menawarkan jasa penjualan /distribusi /promosi berbasis online.

Selain media tersebut, dewasa ini pasti anda tahu isitilah “Toko Alat Musik Online”, disitu bisa anda dapatkan berbagai macam alat pendukung untuk bermusik, atau yang kita sebut sebagai alat musik, yang dijual secara online.

Seiring dengan waktu, pertumbuhan toko musik online semakin dahsyat saja, mungkin penulis anggap saking banyaknya yang berjualan. Hal ini tentunya sebagai fenomena yang sangat luar biasa, seperti mematahkan paradigma lawas yang beranggapan bahwa musik itu adalah hobi. Dan tidak tepat dianggap sebagai sebuah pekerjaan ibaratnya pegawai negeri ataulah orang kantoran.

Pada kenyataannya, omset penjualan dari musik itu sendiri luar biasa. Bagi sebuah toko alat musik kelas B-C, dalam sebulan mereka mampu meraih puluhan hingga ratusan juta rupiah dalam satu bulan untuk satu toko alat musik saja. Begitu juga dengan seorang luthier atau pembuat gitar dalam kapasitas home industri, mereka dalam satu bulan mampu meraih omset hingga puluhan juta rupiah. Tentu, hal tersebut makin memperkuat bahwa musik ‘kini sudah tak seperti dulu’. Musik sudah mampu menciptakan industrinya sendiri.

Ada sebuah keyakinan kini yang muncul dikalangan pelaku musik, yakni “Dengan bekerja di bidang musik, kini bisa menghasilkan laba yang menarik dan sangat layak.” Musik sudah menjadi lahan uang yang sangat menjanjikan. Bagaimana menurut anda? tertarik untuk berbisnis dimusik? kenapa tidak? silahkan anda mencobanya. (er/y).


Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: MALANG | Indonesia | Mancanegara | INFO GEAR | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | IKLAN | Sitemap | Kontak | REDAKSI | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |