Wisata Musik Malang #3: Kongkow Di Kafe Ria Djenaka Bareng Kuliner


my-stories-3-kongkow-di-kafe-ria-djenaka-bareng-kuliner

Kuliner band, perfom at ria djenaka

Portalmusikmalang.com - #Wisatamusikmalang. Hai…gaes…ketemu lagi :)) , ini adalah untuk ketiga kalinya saya nongkrong di kafe dalam kisah ‘Wisata Musik Malang’, sebelum meluncur di kafe ria djenaka (04/12/2014), saya sempat noton pertunjukan musik kotemporer klasik yakni Duo merpati dari belanda di sasana budaya UNM, puasss banget nonton acara tersebut, tetapi rasa-rasanya musti cari hiburan musik lainya deh. Hmmm…mumpung belum larut malam, waktunya nongkrong di kafe sembari liat band yang perfom. Cuuusss……!!!

Jam menunjukan pukul 22:00 ketika saya tiba di kafe Ria Djenaka, langsung ke atas, cari posisi paling maknyus buat nongkrong, balkon outdor menjadi pilihan favorit saat itu. Suasana dana tata ruang kafe yang cukup Cozy,,,bakal bikin betah gaess..! Gak lupa, so pasti teman setia saya secangkir Kopi hitam dan di temani sepiring kentang goreng. (anget-anget maknyus…). Lagu-lagu cakep mengalun dari suara vokalis band yang lagi on stage. Siapa mereka …??

Selidik-selidik…, band yang perfom malam itu adalah “Kuliner”, mereka cukup cakep banget bawain lagu-lagu bernuansa Acid Jazz, Top-40 an, dll. Para pengunjung yang hadir cukup terhibur dengan penampilan Kuliner band, so pasti tak lupa pula banyak pengunjung yang request lagu-lagu favoritnya.

Lagu-lagu beken dari Glenn Fredly seperti yang berjudul “Rame-rame” yang di medley dengan lagu yang bertajuk “Timur” cukup membius suasana, tiupan Saxophone yang di mainkan dengan fasih menjadi nilai lebih dari band Kuliner ini. Hmm karena saya datang ke kafe ini udah cukup malam….so..waktunya pendek banget, sekitar pukul 23:00 Kuliner band selesai perfom menghibur pengunjung, seperti biasanya, saya menyempatkan waktu untuk ngobrol dengan mereka.

Kuliner band, di dirikan tahun 2006 ketika waktu bulan ramadhan, pada saat itu mereka menggunakan format trio ( Gitar, Bass, Vokal ), tetapi pada saat ini kuliner di gawangi oleh Vicky-gitar, Dedi-drum, Dicky-bass, Roy-vokal, Dita-vokal, Unyil-biola dan saxophone.

“Dari sejak awal di bentuk band ini memang bertujuan mengarah ke dunia entertainment, sejak 2006 kami sudah main/ reguler di berbagai kafe”, ujar Vicky sang pendiri kuliner band.

Secara pola musik, band ini sebenarnya lebih ke genre acid jazz, tetapi karena tuntutan di dunia hiburan malam, kami mencoba untuk all music, jazz, rock, pop, dangdut coba kami kuasai sebagai tuntutan profesionalitas, agar pengunjung senang dengan band kami, ujar dedi drummer dari kuliner.

Apa yang menjadi suka-duka mereka selama menggeluti dunia band entetaint? “Antara suka dan duka bagi mereka cukup imbang, “seneng banget apabila pengunjung puas dengan penampilan kuliner, dan ada yang menggandeng kami untuk pentas di event-event di luar kafe”.

Yang menjadi keluhan band-band seperti kami, jujur saja masalah klasik sih, yakni rate reguler...!! Mungkin dengan kapability band kami saat ini, sepantasnya Kuliner mendapatkan “Rate Lebih”, kami mengharapkan Outlet-outlet untuk lebih bisa menghargai sebuah band dari segi kualitas, ujar mereka kompak.

Untuk saat ini kami menerima terlebih dahulu dengan kondisi yang ada, mungkin dari pihak outlet ada pertimbangan lain yang tidak kami ketahui. Harapan kami ke depan, semoga band-band entertainment di kota malang bisa sejahtera dari “Rate Reguler” yang cukup layak sesuai kapability.

Hmmmm…obrolan dengan mereka cukup seru banget dan tak terasa jam sudah menunjukan pukul 24.00…,saatnya saya harus pulang niiihh…!! see you di ‘Wisata Musik Malang’ selanjutnya. <er/y>.


Info Terkait

Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: MALANG | Indonesia | Mancanegara | INFO GEAR | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | IKLAN | Sitemap | Kontak | REDAKSI | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |