Namm Show 2015: TimeLab Multi Dimensional Delay


Namm Show 2015 TimeLab Multi Dimensional Delay

TimeLab Multi Dimensional Delay

Portalmusikmalang.com – USA – Pameran alat musik terbesar di dunia, yang banyak di kenal dengan sebutan NAMM SHOW , kali ini pada tahun 2015 banyak memunculkan prodak alat-alat musik terbaru dengan berbagai varian. Salah satunya adalah , TimeLab Multi Dimensional Delay, adalah prodak effect delay dari pabrikan italia, Mastro Valvola .

Melalui TimeLab, Mastro Valvola menawarkan empat kelebihan dari dari delay tersebut, yakni sebagai control pada dry signal, sebagai filter sirkuit analog, dan algortima digital bekerja dengan pengulangan yang baik.

Menurut informasinya, pada waktu proses pembuatan TimeLab, banyak eksprimen yang di lakukan dengan berbagai dimensi delay dan tim mereka bekerja secara real time di laboratorium, dengan harapan tercipta delay yang lebih friendly dan serbaguna. Cocok untuk di pakai pengguna dalam berkesprimen dengan alat musiknya.

TimeLab adalah analog hibryd, di produksi dengan empat jenis karakter delay yang pure analog dengan kualitas tone yang sangat detail. Spek dari TimeLab Multi Dimensional Delay.

Features:
Four delay types: Digital – Analog – Resonance – Modulation.
Active analog filter to emphasize the frequency response of repeats.
Time range from 0 ms to 1000 ms.
Tap Tempo with subdivision between quarter notes, dotted eighth notes and eighth note triplets.
Delay time control with soft pitch bending.
Suggested European retail price is €190 VAT excluded.

Nah…,buat updaters yang ingin mendapatkan effect ini di indonesia sepertinya harus menahan hasratnya terlebih dahulu, pasalnya Produk dari Mastro Valvola ini belum ada di vendor/distributor alat musik indonesia. <Er/y>.

Mastro Valvola TimeLab – Youtube Copyright.


Sumber: musicradar.com


Info Terkait

Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: MALANG | Indonesia | Mancanegara | INFO GEAR | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | IKLAN | Sitemap | Kontak | REDAKSI | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |