One Word After (OWA) Rilis Single Terbaru “Without Considering The Bitter”


one word after rilis single anyar

Portalmusikmalang.com – One Word After (OWA) adalah band ber-genre Melodic Hardcore yang terbentuk pada tahun 2016 di kota Malang. Terdiri dari Rassel (Vocal), Yoga (Guitar), Rama (Guitar), Rifqy (Bass), dan Mirza (Drum). Membuat sebuah band berdasarkan pola pikir dan pandangan tentang musik yang sama, penggabungan dalam setiap prospek yang berbeda dari setiap individunya yang akhirnya menjadi OWA.

Berawal dari pertemanan sejak kecil yang sama sekali tidak ada juntrungannya untuk membuat sebuah band, yang akhirnya masing-masing member OWA mempunyai grup band sendiri-sendiri, dan tidak ada pikiran untuk membuat band bersama karena situasi band-band kami sebelumnya tidak kondusif, akhirnya semua personil band termasuk Rifqy yang sebelumnya belum mempunyai band yang bergenre hardcore, bersepakat membentuk band yang bernama One Word After.

One Word After (OWA) dalam bahasa Indonesia mempunyai arti “satu kata sesudah”, dari kata tersebut, dapat dikaitkan dengan pengalaman beberapa personilnya yang pernah membentuk band sebelum OWA dan kebutulan sama-sama belum beruntung, jadi dapat disimpulkan arti dari One Word After adalah usaha dari mulai titik terbawah dengan menggabungkan segala pemikiran yang berbeda dari setiap individu didalamnya, dari perbedaan itulah kita satukan menjadi satu kata yaitu OWA.

one word after personil

OWA

Baru-baru ini, One Word After merilis sebuah single lagu dengan judul “Without Considering The Bitter” pertengahan bulan Mei 2016 ini. Menceritakan tentang seseorang yang terkesan diabaikan hanya karena perbedaan pola pikir dan minim popularitas, sehingga membuatnya hanya dipandang sebelah mata.

Terungkap pada penggalan lirik “im trying blend in the different” yang menyatakan usahanya untuk mengikuti alur pemikiran berbeda akan tetapi tak kunjung mendapat sambutan baik di dalam forum tersebut. Segala niatan baikpun diacuhkan dan selalu dipandang buruk di mata mereka yang berujung fitnah terhadapnya.

Musik One Word After menggabungkan gaya musik hardcore punk dengan sentuhan gitar bernada melodic dengan harmonis, yang digabungkan dengan nada vocal teriak dengan mengikuti emosi yang mengalir dalam lirik. Lirik yang dibuat berdasarkan pengalaman dan fenomena konflik yang ada disekita mereka. (owa/pr).

Informasi : 081232320223 (Ahmad Rifqy) | Twitter @owa_mlg | FB  onewordafterMLG | Soundcloud


Bagaimana Menurutmu?

comments

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |