Pengaruh Jenis Kayu Sebagai Bahan Pembuatan Gitar


Pengaruh Jenis Kayu Sebagai Bahan Pembuatan Gitar

Wood Chart @themusicroom-online.co.uk

Portalmusikmalang.com – Terkadang keindahan suara/nada yang di hasilkan oleh  sebuah gitar seringkali membuat penasaran, kok enak banget suaranya? Renyah…empuk..dan lainya. Di benak updaters pasti muncul ? apa sih yang bikin  sedep kayak gitu ??! Nah gaes…artikel berikut ini bakal mengulas tuntas buat para pecinta gitar.

Mengenai gitar baik elektrik maupun akustik, sering kali muncul pertanyaan seperti ini di benak anda, seberapa besarkah peranan kayu yang digunakan terhadap sound yang di keluarkan? Tentunya jenis kayu mempunyai peranan yang sangat vital, beberapa artikel/pendapat para luthier [pembuat gitar] menyebut,  jenis kayu mempunyai peranan penting sekitar 40% hingga 50%. Pendapat ini secara logika  benar, harfiahnya begini :

Ketika updaters memainkan sebuah gitar, getaran suara yang muncul dari senar akan di terima oleh part/bridge pada gitar anda, kemudian setelah itu kayu akan menyerapnya dan menghantarkan signal yang muncul menuju  pickup, kemudian pickup akan mengolahnya menjadi sigal output. Dari pendapat tersebut, updaters bisa menyimpulan bahwa jenis kayu ternyata memang benar-benar sangat vital secara fungsi, so pasti kalian bakal pingin tahu kan? jadi kayu apa sih yang rekomen banget buat bikin gitar?

Berikut ini ada beberapa jenis kayu yang udah rekomen banget di dunia pergitaran dan sudah lazim di kalangan para luthier maupun pabrikan:

Basswood : Jenis kayu ini memiliki karakter yang “warm”. Jika digunakan Untuk body gitar, kayu ini memerlukan perlakuan yang rada special, karena kayu ini tidak memiliki tingkat kekerasan yang baik.

Alder : Jenis kayu alder memiliki karakter sound yang “warm” dan banyak dipakai untuk jenis gitar vintage. Fender banyak memakai kayu ini untuk produksi gitarnya. Selain itu, alder tidak di rekomendasikan banget untuk digunakan pada pembuatan neck gitar, karena tidak cukup kuat untuk menahan tarikan senar.

OAK : Jenis kayu oak ini sebenarnya “tidak terlalu istimewa” bila di gunakan untuk body gitar, walaupun masih banyak juga pabrikan yang menggunakanya. Biasanya digunakan sebagai penambah nilai estetika. Sustainnya yang di hasilkan tidak terlalu baik dan soundnya cenderung “kasar”

Ash : Jenis kayu ash memiliki karakter sound yang “bright” dan “punch” pada nada-nada bass. Serat kayunya cukup bagus, jadi cukup cakep bila di finishing natural, karena warna kayunya lebih terang. Kayu ash banyak di gunakan pada gitar maupun bass.

Poplar : Jenis kayu ini ringan, serat kayunya lebih halus dan rapat. Dari segi sound, sebenarnya banyak yang menilai sebagai perpaduan alder dan baswood.

Maple : Jenis kayu ini seringkali digunakan sebagai laminated/top pada body gitar dan bass bagian atas, hal ini dikarenakan memiliki serat kayu yang indah. Dari segi sound, maple mampu menghasilkan tone yang tebal.

Mahogany : Jenis kayu ini cukup populer di Indonesia, istilah lainya adalah kayu Mahoni. Di kalangan para luthier jenis kayu ini tidak susah untuk di dapatkan, sehingga cukup populer dan sering kali di gunakan. Warnanya yang kemerahan dan mempunyai tingkat kepadatan yang cukup baik. Dari segi sound, mahoni mampu menghasilkan sound yang cukup “warm” serta mempunyai sustain yang cukup bagus.

Rosewood : Di indonesia cukup familiar banget gaes…,istilah lainya di sebut kayu sonokeling. Banyak yang berpendapat, jenis kayu ini mempunyai serat kayu yang cukup eksotis, waranya agak gelap berpadu keunguan. Dalam praktenya, Sonokeling banyak di pakai sebagai bahan untuk fingerboard. Tetapi banyak pula yang menggunakanya sebagai bahan untuk body gitar, kebanyakan gitar akustik. Sound yang di hasilkan cenderung agak “warm”.

Ebony : Jenis Kayu ini memiliki tingkat kepadatan yang bagus, cukup keras..!! Warnanya hitam [Beberapa jenis juga berpadu dengan warna coklat]. Dalam prakteknya sering kali di gunakan sebagai fingerboard, sound yang di hasilkan cukup jelas, mempunyai artikulasi Tone yang cukup detail. Bagi kalangan luthier, banyak yang bependapat cukup merepotkan dalam penggarapan pemasangan Fret.

Nah….gaes…tentunya dari beberapa jenis kayu tadi, ada kelebihan maupun kekuranganya, tinggal seberapa besar kebutuhan yang anda inginkan ? hanya anda sendiri yang tahu. Penulis hanya sekedar menginformasikan agar memudahkan anda untuk mendapatakan sound yang di inginkan pada gitar favoritmu. Sebenarnya sih masih ada beberapa jenis kayu, seperti Spurce/pinus , kayu mangga dan lainya. Tetapi kayu-kayu di atas sudah cukup rekomen banget. (er/y).

Sumber: artikel berikut di ambil dari beberapa referensi, seperti blog musik dalam dan luar negeri, kemudian di rangkum ulang menjadi lebih ringkas.


Info Terkait

Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: MALANG | Indonesia | Mancanegara | INFO GEAR | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | IKLAN | Sitemap | Kontak | REDAKSI | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |