Pesta Panas! Revolt Of Sand & Savana Sukses Merilis Split Album “Eternal Sporadic”


savana-dan-revolt-of-sand

Savana & Revolt Of Sand (doc.portalmusikmalang)

Portalmusikmalang.com – Setelah tertunda satu bulan, akhirnya Revolt Of Sand bersama Savana sukses merilis sekaligus launching split album bertajuk Eternal Sporadic pada hari Kamis (10/11) di God Bless Cafe-2 Blimbing, Malang.

Dibawah bendera Sunset Road Records, mini album tersebut dicetak dalam jumlah terbatas, hanya 100 keping saja. Berisikan 4 materi lagu yang dijual seharga Rp. 25,000. Proses menuju perilisannya sendiri melewati sejumlah agenda promosi, seperti menggelar Radio Tour di 9 titik Radio di Kota Malang.

Pesta perilisan kedua band yang bertemakan “Eternal Sporadic Opera: Final Part of” berjalan cukup meriah. Menggandeng beberapa band potensial yang merupakan rekan mereka sendiri seperti Alcont, Hocus Pocuz, dan Brigade 07.

Dibuka oleh penampilan Alcont, Diaz dkk langsung menggebrak panggung pertunjukan dengan sebuah lagu yang di ambil dari album pertama mereka. Setelah melewati 4 lagu dari Alcont, giliran Hocus Pocuz kebagian peran. Lama tak menginjak panggung hiburan, tak membuat band tersebut demam panggung. Seperti yang diungkap oleh sang vokalis, “akhirnya kita berjumpa kembali, setelah Hocus Pocuz lama tidak bermain.” jelasnya. Hocuz Pocuz membawakan 4 lagu yang diambil dari karya mereka sendiri.

brigade-07-malang

Brigade 07 (doc.portalmusikmalang)

Unit pop punk, Brigade 07 menghentak panggung God Bless Cafe-2 malam itu. Galih, vokalis dari band tersebut cukup nyaman menjalin komunikasi dengan penonton yang terlihat menikmati penampilan band yang beranggotakan 4 personil itu. Di akhir penampilan, lagu berjudul “Pergilah” sukses menutup penampilan Brigade 07.

Dan akhirnya saat yang paling ditunggu pun tiba. Selaku “tuan rumah”, Savana tampil duluan sebelum ditutup Revolt Of Sand. Tanpa banyak basa-basi, Nanda (Vokal), Cahyo (Gitar), Marcel (Gitar), Buntar (Bass) dan Ciko (Drum) dibantu seorang additonal gitar, Rama, langsung menggebrak panggung yang sudah mulai memanas itu. Unit Rock/Post-Hardcore yang berdiri 2013 lalu cukup memukau di awal penampilan.

Membawakan 4 lagu 2 diantaranya terdapat lagu baru dalam split album yang telah dirilis, berjudul “Luka Lama” dan “Pemangsa”.

dua-vokalis-revolt

Ragil Suliza dan Gol’ Conda “Revolt Of Sand” (doc.portalmusikmalang)

Usai Savana, kini giliran Revolt Of Sand yang didaulat sebagai penutup launching party ini. Sekumpulan anak muda pengusung Hip/Raprock ini tampil langsung on fire. Kedua vokalis, Ragil Suliza dan Gol’ Conda, bersahutan saling mengisi, mencoba komunikatif dengan penonton.

Panggung makin panas saja oleh penampilan band yang beranggotakan 7 personil itu. Dua lagu terbaru dari split album berjudul “Parasite of Nation” dan “Rebellion Land” menjadi jawaban karya terbaru mereka, sekaligus menutup konser dengan apik.

Peluncuran split album tersebut sejatinya sebagai pemanasan bagi Revolt Of Sand dan Savana. Keduanya dalam waktu dekat akan merilis full album yang masih dirahasikan kapan kepastiannya. Namun, setidaknya mereka telah membuktikan sebagai band, berkarya dengan membuat sebuah perilisan album. (ery/c1/sip).

Info Terkait


Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |