“Prahara” Hegemony Of God Gambaran Badai Konflik Anak Adam


Hegemony Of God rilis prahara september 2017

Hegemony Of God (dok)

Portalmusikmalang.com – Setelah sekian lama tidak merilis karya karena kesibukan dan juga penggarapan album, kali ini dalam rangka akan merilis album penuh, Hegemony Of God telah melepas single terbaru yang dapat diunduh secara bebas. Single yang berjudul “Prahara”dipilih sebagai lagu untuk memperkenalkan materi album penuh perdana yang akan rilis dalam waktu dekat. Sebelumnya single “Prahara” telah mereka rilis pertama kali di website cianjurmusikcadas.com.

Lirik pada lagu “Prahara” ditulis oleh sang vokalis, Hood Yudistira, yang bercerita perihal badai konflik kreasi oknum anak adam yang sengaja diciptakan untuk menjatuhkan secara cepat atau perlahan. Memberontak untuk Tirani yang terprioritaskan kemudian hirarki duniawi yang menggelapkan mata terus dikejar. Prahara bagi kami adalah salah satu ujian dari Tuhan, kenaikan derajat atau pengampunan dosa itulah karunia dari Tuhan ketika polemik berhasil dibungkam tanpa merugikan, itulah Kuasa Tuhan.

Serangan dari luar yang bertubi dan konflik dari dalam yang sedikit demi sedikit menggerogoti adalah pertanda bahwa kekuatan batin dipertanyakan dan seberapa hinanya kita dengan Maha pengasihnya Tuhan tetap memberkati. Hegemony of God merasa berterimakasih pada prahara yang mengintrospeki karena dengan hal ini mereka belajar lebih dewasa dan bijaksana ketika mengeksekusi prahara itu sendiri, dan ketika akal sehat berhasil meredam dan menyelesaikannya dari situlah cara pandang dan pola pikir akan semakin tajam.”

Sampai saat single “Prahara” dirilis, mereka sudah menyelesaikan sebelas materi berisi materi baru dan materi lama yang direkam ulang dengan aransemen baru, satu materi instrument, dan dua materi berkolaborasi dengan vokalis berkarakter asal Cianjur yaitu Andini dari Killed By Best friend dan Tinu dari Toilet room serta satu musisi mengisi part Saxophone bernama Fefey.

Hegemony Of God Prahara ArtwrokKonsep musik Hegemony Of God bila digambarkan menurut mereka, “kita coba bikin musik yang memiliki komposisi antara progresif dan harmonisnya seimbang, menyatukan massive breakdown dan melodic sweep di tiap bagannya serta di drum nya lebih dominan memakai blast beat dan part breakdown nya sedkit agak lebih progresif.” terangnya.

Untuk hal departemen aransmen musik, kini mereka lebih memperhatikan harmonisasinya, tidak hanya fokus mengejar speed saja. Dari konsep musik atau lead gitar nadanya juga sudah berbeda dengan konsep yang dulu, sekarang di setiap lagu mereka masukan nada-nada major agar terdengar lebih segar berpadu dengan nada yang gelap. Kemudian konsep vokal juga hood lebih berani dengan vokal cleanya, tidak hanya scream dan growl saja.

Dari beberapa lagu mereka juga berani mencoba memasukan part gitar akustik dan klasik, dari salah satu lagu yang ada di album Hegemony Of God kebetulan berduet dengan vokalis grunge, jadi paduan karakter vokal grunge dengan musik metal mereka mencoba untuk beda saja. Ada juga di lagu salah satu lagu berduet dengan vokalis perempuan yang berkarakter suara vokal yang lembut di padukan dengan musik metal atau musik keras”.

Hegemony Of God merupakan band asal Cianjur yang terbentuk sejak akhir Desember 2011. Memainkan jenis musik Metalcore yang menurut mereka sangat berbeda dengan band sejenis lainya. Saat proses pengerjaan album Prahara, Hegemony Of God diperkuat oleh Hood Yudistira (Vokal), Lucky Avrillia (Gitar), Rey Prayoga (Gitar), Bintang Alvaro (Bass), dan Iam (Drum). (hgm/pr).

Link soundcloud; soundcloud.com/hegemony-of-god/hegemony-of-god-prahara


Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |