Ramaikan Pasar Keroncong Kotagede, Kos Atos Dapat Wejangan dari Yati Pesek


kos-atos-pasar-keroncong-kotagede

Kos Atos (doc)

Portalmusikmalang.com – Yogyakarta adalah kota dimana seniman-seniman berkumpul, ada yang bergelut dengan dunia pendidikan seni ataupun secara utuh untuk berkarya. Disana masyarakatnya sangat antusias dengan berbagai acara yang berbalut seni, terlebih jika ada sentuhan seni tradisional sebab begitulah yang terlihat dan memang sudah menjadi latar dari Kota Gudeg ini.

Tahun ini tahun kedua untuk Pasar Keroncong Kotagede Yogyakarta, acara yang khusus menyajikan berbagai macam grup-grup Keroncong. Sabtu Pahing 3 Desember, Pasar Keroncong digelar di area Pasar Legi Kotagede, dan mendirikan 3 panggung, diantaranya Panggung Loring Pasar, Panggung Sopingen, Panggung Sayangan. Kampung diarea pasar pun disulap menjadi panggung yang meriah dan dimanjakan lampu hiasan, sehingga membuat malam itu begitu indah.

OK (Orkes Keroncong) dari berbagai kota pun ikut berpartisipasi dalam pasarkeroncong Kotagede, diantaranya dari Semarang, Bandung, Solo dan Malang. Malang diwaliki oleh Kos Atos , grup musik yang katanya grup musik keroncong.

“Kos Atos sebenarnya sudah dari tahun lalu di ajak main oleh Pak Aji (The Man Behind Pasar Keroncong) di pasar keroncong tapi tahun lalu bertepatan dengan pagelaran dikampus jadi belum bisa ikut, tahun ini kita bayar tuntas.” ungkap vigil.

Pasar Keroncong Kotagede menjadi moment yang sangat berkesan bagi Kos Atos, sekelompok pemuda yang baru mengeluarkan Album Perdana september lalu ini, berkesempatan menyajikan lagu-lagu Kos Atos di Yogyakarta dan tidak disangka mendapat apresiasi yang bagus dari masyarakat Yogyakarta. Kos Atos mendapat kesempatan untuk tampil dipanggung Loring Pasar, panggung utama tahun ini dan satu panggung bersama Yati Pesek dan penyanyi jazz Syaharani.

kos-atos-live-yogyakarta

Penampilan memikat Kos Atos (doc)

Tampil tepat didepan pasar legi Kotagede sangat menarik walau dengan suasana pasar yang penuh warung dan toko-toko tetap saja menjadi tempat yang asyik karena lampu dan hiasan yang bergelantungan, masyarakat lokal dan para pengunjung dari luar Yogyakarta pun semua bercampur aduk tumpah ruah dalam acara yang diselenggarakan setiap satu tahun sekali ini.

Bagi Kos Atos ini menjadi pengalaman yang sangat berharga sebab bisa bertemu dengan banyak seniman & musisi Keroncong dan bisa melihat berbagai macam grup musik keroncong dari luar Malang beraksi dan saling memberi apresiasi, tidak melihat muda atau orangtua semuanya sama-sama cinta dengan keroncong, sesuai dengan tema tahun ini “Keroncong Jiwa Raga Kami”. Acara dibuka oleh Slamet Raharjo di panggung loring pasar, dan kemudian dilanjutkan dengan penampilan-penampilan grup keroncong, diantara para penampil murid Kusbini Subarjo HS pun turut mengisi acara.

Sebelum malam itu berakhir Kos Atos sempat bertemu dengan Bu Yati Pesek dan Kos Atos memberikan Album Luta, kemudian Bu Yati Pesek berpesan “..titip musik keroncong, ini harus tetap ada, bawalah pesan ini kemana pun, karena generasi berikutnya harus tetap bisa menikmati keroncong”. Kira-kira begitulah yang diungkapkan Bu Yati Pesek kepada Kos Atos .(#)

Info Terkait


Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |