Record Store Day Malang 2016: Sebagai Edukasi, Solusi & Budaya Rilisan Fisik


diskusi record store day malang 2016

Diskusi dalam Record Store Day Malang 2016.

Portalmusikmalang.com – Rilisan fisik masih menjadi daya tarik bagi tersendiri bagi penikmat musik di tanah air saat mereka mendengarkan lagu lewat media fisik berupa Kaset, CD dan Vinyl. Setidaknya itulah yang terlihat dalam Record Store Day 2016 yang digelar serentak di 18 kota Indonesia, termasuk kota Malang sendiri.

Dilo atau Malang Digital Lounge (eks Telkom Kayutangan) Sabtu (16/4) menjadi saksi begitu banyaknya pengunjung yang berbondong-bondong mendatangi venue yang terletak di pusat kota Malang tersebut. Seperti diketaui, Record Store Day merupakan harinya rilisan fisik, yang dianggap sebagai salah satu momentum terbaik saat bersua dengan para pengusaha di bidang tersebut.

Dibuka sejak siang hari, Record Store Day Malang 2016 merupakan edisi ke 4 kalinya yang telah digelar setiap tahunnya, melibatkan 21 pengusaha Record Label, Label Distribution dan Music Store dari kota Malang maupun luar Malang untuk membuka booth guna mengenalkan, mempromosikan dan menjual rilisan yang mereka hadirkan pada hari itu, baik berupa rilisan lama maupun rilisan baru. Mereka diantaranya adalah Barongsai Records, The Paimo Distribution, Forget The Pain.INC, MatixKutu Records, Haum Entertainment, Nadapita, Reka Records, MLG Stores dan masih banyak lainnya.

booth rilisan fisik record store day malang 2016

Berbagai produk rilisan fisik

Momen spesial itu dibanjiri oleh para pengunjung yang begitu antusias mengamati dan sibuk memilih berbagai rilisan fisik yang dipajang oleh setiap booth, bahkan banyak diantara mereka yang tertarik hingga terciptalah transaksi pembelian seperti yang diharapkan. Rilisan fisik yang dijual dalam bentuk Kaset, CD maupun Vinyl kebanyakan berasal dari band asal Malang sendiri seperti No Man’s Land, Earth Of Heaven, Hankestra dll, serta beberapa juga terdapat rilisan fisik dari band/musisi luar Malang seperti Hellcrust, Tulus, serta lainnya.

Hari itu tak hanya menjadi berkumpulnya para pengusaha seperti yang disebutkan diatas, namun juga menjadi saat yang tepat bagi para musisi atau band yang ingin merilis guna memperkenalkan karya terbaru mereka. Sesuai prediksi, 7 band asal Malang di hari yang sama (16/4) telah merilis EP dan Album, yakni I (baca: i) yang merilis album split bersama unit shoegaze pop asal Jepang, Plancell. Begitu juga dengan Becuz, Mr. Nice Guys, Ordinary, Pronks, Frank!, serta Kingkong Milkshake yang presentasikan oleh masing-masing pihak Record Label yang memproduksinya.

record store day malang 2016 foto booth

Usai pengenalan produk rilisan terbaru, acara dilanjut dengan sesi diskusi yang diisi oleh Oox (Confuse Rec), Alo (Barongsai Rec) dan Vino (Haum Ent) sebagai pembicara serta Erwin sebagai Moderator. Dalam sesi tersebut membahas beberapa pokok bahasan yang menjadi ulasan edukasi menarik, lebih memfokuskan apa itu Record Label, bagaimana cara agar bisa bekerjasama dengan Record Label, peran Record Label dalam idustri musik lokal khususnya berikut sejarahnya, strategi promosi Record Label, serta bagaimana membudayakan konsumen (pengguna rilisan) agar tetap membeli rilisan fisik sebagai bentuk apresiasi terhadap karya musisi.

Seperti yang disampaikan oleh Vino dari Haum Entertainment, “Bergabung dalam label sangat menguntungkan bagi musisi atau band, karena mereka di untungkan dari segi beban biaya produksi, dimana kami akan memproduksi CD maupun kaset tersebut, juga untuk urusan promosi telah kami tangani. Meskipun demikian, band juga ngga lepas tangan untuk ikut serta mempromosikannya”. tutur pengusaha muda asal Malang tersebut.

Bahasan makin menarik saat Oox berkesempatan bercerita sejarah rilisan fisik di kota Malang era lampau, “Dulu saat memproduksi sekitar tahun 90-an, saya hunting dari studio musik satu ke studio musik lainnya untuk mencari talent, setelah bertemu dengan band sebagai produk yang saya kehendaki, kemudian saya menawarkan bentuk kerjasama, baru setelah itu mengolahnya ke produksi dalam bentuk rilisan fisik berupa kaset. Era tersebut bisa dibilang era keemasan bagi pengusaha kaset, setiap produksi yang dilempar ke pasar selalu menjadi buruan para pecinta rilisan fisik.” tutur pemilik Confuse Record yang sempat lama vakum dan kini mulai tergerak kembali untuk membuka bisnis serupa.

Salah satu ulasan yang juga ditunggu oleh para musisi adalah bagaimana caranya agar bisa bekerjasama dengan para pengusaha Record Label, berikut ini disampaikan oleh Alo yang merupakan pemilik Barongsai Record, “Sebenarnya tidak ada kriteria tertentu, namun saya tetap memperhatikan dari sisi kualitas lagu dan sesuai dengan taste yang saya cari. Kalau cocok ya saya produksi setelah sebelumnya melalui kesepakatan bersama. Meskipun demikian, saya tidak melibatkan diri dalam urusan komposisi musik maupun konsep lagu dari band tersebut”. pungkasnya.

record store day malang 2016 iksan skuter

Iksan Skuter

Perhelatan Record Store Day Malang 2016 ditutup apik oleh penampilan sejumlah musisi asal Malang seperti Iksan Skuter, Shewn, Kingkong Milkshake dan Frank! Penampilan memikat yang mereka suguhkan mampu menarik perhatian para pengunjung yang begitu antusias dan memberikan applaus meriah atas penampilan yang sangat menghibur tersebut.

Kesimpulan yang bisa kami himpun dari acara tersebut, meksipun mereka adalah kategori lokal (Record Label, Label Distribution dan Music Store), namun mereka mempunyai kinerja yang cukup militan dan sangat pantas untuk diapresiasi, atas dasar kecintaan serta apresiasi terhadap produk lokal itulah yang mendasari mereka untuk tetap bertahan ditengah kondisi pasar musik tengah lesu seperti sekarang ini. Harus diakui, keberadaan mereka menjadi salah satu alternatif atau solusi jitu saat kini banyak music store skala Major Label tengah terpuruk bahkan banyak diantaranya telah dinyatakan bubar. Yang menjadi point utama adalah, Cintailah Produk Lokal, karena peran serta anda dan kita semua merupakan salah satu bentuk penghargaan yang luar biasa untuk terciptanya industri lokal yang bergairah. (ery/c1/sip).

Info Terkait


Bagaimana Menurutmu?

One Response

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |