Report Eksklusif : Mengenal Dewan Kesenian Malang


report-eksklusif-mengenal-dewan-kesenian-malang

Dyah mayangsari & Randy (DKM)

Portalmusikmalang.com - Secara harfiah, Seni itu merupakan persamaan dari ilmu, yang muncul karena proses dari kreatifitas manusianya itu sendiri tanpa ada batasan, sebuah ekspresif ciptaan manusia yang ingin menunjukan rasa keindahan, nyaman di dengar ataupun pantas untuk di lihat (tergantung dari sudut pandang).

Terkait dengan hal tersebut, sebagai pelaku seni, tentunya butuh suatu dukungan dan penghargaan dari semua komponen masyarakat luas untuk menciptakan sinergi dan tatanan yang harmonis.

Jum’at sore tanggal 03/10/2014 tim reportase kami berkesempatan untuk menemui salah satu elemen pendukung seni di kota malang, Dewan Kesenian Malang (DKM) apa itu?? Berikut petikan liputan kami dengan Ibu dyah (Ketua Umum DKM) dan bapak randy (BPH Musik).

Apa sih yang di maksud dengan Dewan Kesenian Malang??

“Secara umum, DKM ini sebagai lembaga (pemerintah) yang di buat untuk para seniman, baik seni tari, seni musik, seni lukis, dan seni-seni lainya. Ibarat dalam struktur kepemerintahan, DKM itu seperti DPRnya para seniman. Dan ini real, sesuai instruksi SK Menteri No.11 tahun 1993 yang menyatakan “Bahwa setiap kota di indonesia harus mempunyai dewan kesenian” ujar wanita berparas manis tersebut.

Kami mempunyai posisi yang sejajar dengan dinas terkait, sehingga kami punya wewenang ke pemerintah kota untuk menyampaikan dan menggodok aspirasi para seniman yang ingin di sampaikan.

Kira-kira ribet apa enggak sih, kalau cuman urusan seni musti harus ke pemerintah?

Nah….sudut pandang seperti inilah yang di anggap rancu dan itu menjadi tugas kami untuk mengenalkan Dewan Kesenian Malang agar masyarakat/ pelaku seni mau mengenal kami lebih jauh. “Salah kalau di anggap ribet..!! Kalau bicara prosedur ke birokrasi itu memang sewajarnya siih.., karena DKM memang lembaga milik pemerintah, Kami sangat wellcome…,kami sangat terbuka dengan senang hati dengan semua pelaku seni di kota malang, mungkin teman-teman seniman yang tidak punya banyak link atau prosedur ke birokrasi, kami bisa membantu, monggo..!!

Tentunya ini sangat menarik banget, baidewe rules DKM ke pemerintah kota hanya sebatas “Tempat Mengadu” saja kemudian finish, atau mungkin juga bisa sebagai jembatan solusi lain seperti pengajuan anggaran untuk seniman ke pemerintah kota??

Jujur saja, sebenarnya pada tahun-tahun sebelumnya anggaran itu ada, dana APDB itu kita dapat..!! tetapi untuk masa sekarang dana APBD tidak ada, dikarenakan tidak efektif/ maksimal, karena mungkin rasa trust/ kepercayaan pelaku seni di kota malang terhadap kami kurang, jadi musti harus kami ajukan terlebih dahulu.

(Ibu dyah sudah 2 periode menjabat di DKM sebagai ketua, (2010 – 2014 dan 2014-2018 / baru di lantik)

Di kepengurusan kita yang sekarang, kami punya target, “Jadi setiap BPH (Badan Pelaksana Harian)/ Ketua Bidang kita ajak untuk menggodok bareng agenda/ program kerja 2015. Kenapa harus punya program?? karena agar anggaran tersebut bisa di keluarkan untuk jangka pendek/ jangka panjang yang meliputi semua seni, baik seni teater, seni rupa, seni tari, seni musik, dan karawitan.

Nah teman-teman seniman yang tidak tahu fakta sebenarnya, mereka fikir dengan kita bikin acara, dana secara otomatis langsung turun, padahal bukan seperti itu!! Kami BERJUANG MEMBUAT PENGAJUAN.

Waow….ini tentunya sesuatu yang luar biasa keren bingittt…. untuk patut di ketahui para pelaku seni di kota malang, nah…kami juga ingin tahu, apa sih fungsi DKM secara umum??

Fungsi aslinya adalah utamanya sebagai traffic, artinya bisa di bilang semacam filter. Seperti kita ketahui, banyak seni-seni hiburan dari luar yang masuk, Nah..yang di anggap tidak pantas, kita bisa memfilternya.

Misal juga, ada event atau pertunjukan apapun di malang, itu semestinya harus lewat DKM terlebih dahulu. isitilahnya nuwun sewu.

DKM juga bisa memberi ruang/ memfasilitasi para seniman untuk ber ekspresi di tempat kami (Di Gedung Dewan Kesenian Malang) dan kami ingin mensosialisasikan untuk menepis anggapan bahwa DKM itu bukan sebagai sanggar atau hanya sekedar tempat nongkrong yang tidak efektif.

Kesungguhan kami : ingin mengajak semua komponen pelaku seni di kota malang untuk berkesenian dengan indah tanpa ada batasan, mari kita bekerjasama dengan tindakan yang nyata. Kami dan pemerintah kota sadar, “malang sangat potensial banget di bidang seni”. Banyak bibit-bibit yang berkulitas bermunculan di kota ini.

Nah…tuuuh gaes…, manteb kan..!! DKM ternyata ingin merealisasikan Visi dan Misinya dalam wujud yang nyata!! Yuuukkk kita semua (pelaku seni) di bumi arema tercinta ini, mendukung dan bersinergi untuk mewujudkan rasa mencintai Dewan Kesenian Malang yang juga sebagai perwujudan spirit untuk seni di kota malang. <Er/y>


Info Terkait

Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: MALANG | Indonesia | Mancanegara | INFO GEAR | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | IKLAN | Sitemap | Kontak | REDAKSI | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |