Rilis EP Pertamanya, MonoHero tour Keliling Bali, Solo dan Jakarta


monohero-malang

MonoHero (doc)

Portalmusikmalang.comMonoHero, unit Psychedelic ambient dari Malang baru saja meluncurkan EP pertamanya bertajuk “Shimmy and Shimmer” pada bulan September kemarin. EP tersebut sendiri berisi 1 CD berisikan 2 materi lagu berjudul “Escalating Wanderlust” dan “Avaveti” serta 1 DVD yang di dalamnya terdapat1 Live performance Video dari lagu “Escalating Wanderlust”.

Selain merilis EP pertamanya, MonoHero juga melakukan tour kebeberapa kota di Jawa-Bali. Terhitung ada Denpasar (6-16 Sept), Solo (27-28 Sept) dan Jakarta (2-7 Okt) yang menjadi tempat jujukan MonoHero untuk menyebarkan karyanya.

Di Bali, MonoHero yang didampingi oleh Jonas Sestra kresna membawa karya-karyanya di berbagai panggung di sana. Beberapa tempat seperti Denpasar dan Ubud menjadi “lahan presentasi musik” MonoHero. Beberapa di antaranya, Bali Bohemia, Warung Mertua, Taman Baca Kesiman. Pada hari terakhir, Jonas membuatkan acara di rumahnya sendiri, di Tukad Abu. Bertajuk MUSIK 13: Solidaritas dari Sungai, Jonas mengundang beberapa penampil lain untuk turut serta mempresentasikan karyanya baik dari Bali maupun pulau Jawa, antara lain The Dissland, Why Not, Matrix Collapse, Coll Front, Microphone Killer, Ikbal Lubys dari Yogyakarta, Digital Dog, Retno Tandari Solo dan Tebo Umbara. Beberapa keping EP MonoHero juga terjual dan peristiwa tersebut juga diliput oleh media lokal “Tribun Bali”.

Lalu di Solo, MonoHero tampil dalam acara bertajuk Bukan Musik Biasa #54 yang digagas oleh almarhum I Wayan Sadra dan sekarang dipromotori oleh Gondrong Gunarto bersama TBJT Surakarta. Selain MonoHero, terdapat juga Swantatu dari Kudus dan I Ketut Saba dari Solo. Selain ada performance dari para penyaji, juga terdapat diskusi musik yang dipimpin oleh Zoel Mistortoify dan dimoderatori oleh Joko S. Gombloh.

monohero-malang-live-bali

MonoHero saat di Taman Baca Kesiman Bali (doc.Alfian Roesman)

Di Jakarta, MonoHero tampil dalam acara Pekan Komponis Indonesia dengan tema Musik Eksperimental Elektronik yang diselenggarakan Komite Musik Dewan Kesenian Jakarta. Dari proses penyaringan sekitar 60 karya oleh komite yang terdiri dari Anto Hoed, Aksan Sjuman, Otto Sidharta dan Anusirwan, materi music MonoHero yang berjudul “Escalating Wanderlust” dengan atas nama composer Muhammad Fadhil Wafy dari Malang terpilih sebagai satu di antara 6 karya yang dipresentasikan di panggungTeater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada tanggal 4 Oktober 2016. Selain Wafy dari MonoHero, ada juga musisi-musisi seperti Dylan Amiro (Jakarta), Fahmi Mursyid (Bandung), Harry Haryono (Sukabumi), Hery Budiawan (Jakarta), dan Patrick Gunawan Hartono (London).

Membawa tema “Silent of Djakarta” dan disaksikan oleh beberapa musisi, sastrawan dan juga penggiat teater ibu kota serta penonton umum lainnya yang berjumlah kurang lebih 250 orang, MonoHero mempresentasikan 3 karya musiknya. Avaveti, Maria dan Escalating Wanderlust sukses dibawakan dengan lancer dibantu dengan sound dan visual yang sangat mendukung. Respons penonton bisa dibilang luar biasa. Terbukti, EP MonoHero habis terjual dan beberapa media seperti musicalprom.com serta akun Dewan Kesenian Jakarta sendiri juga beberapa akun media sosial turut meliput dan menyampaikan apa yang terjadi di atas panggung saat itu.

Kedepannya, MonoHero berencana mengumpulkan materi untuk album pertamanya. Album sendiri dijadwalkan akan dirilis pada tahun 2017. (KMPL/ArieW. Omen/pr)

Info Terkait


Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |