Ripstore.Live from Kedubes Bekasi


Poster-Ripstore-Live-BekasiPortalmusikmalang.com – Ripstore.Live kembali hadir di awal September pekan ini. Hajat micro gigs berisi music performance dan diskusi ini sedianya akan digelar pada Sabtu, 3 September 2016 besok mulai pukul 7 malam. Bekerjasama dengan Kedutaan Besar Bekasi, Ripstore.Asia selaku penyelenggara telah menyiapkan 5 band lintas genre yang didapuk menjadi pengisi panggung, yakni Beautiful Garbage, Obsoletala, The Protester, Liberamus dan Indigo Moiré.

Sama seperti pada dua edisi Ripstore.Live sebelumnya yang digelar di Cikapundung dan Cigondewah Bandung tahun lalu, pada edisi yang akan digelar di kawasan Jatikramat, Bekasi kali ini bakal diadakan pula diskusi musik yang membahas tentang apa dan bagaimana eksistensi kegiatan musik di Bekasi dan apresiasi warga kotanya. Diskusi ini mengundang dua narasumber yakni Fithor Faris sebagai perwakilan dari Kedutaan Besar Bekasi dan Pry S. dari Ripstore.Asia.

Ripstore.Live sendiri sejak awal digagas dalam format mini konser yang terbuka untuk umum. Dikerjakan kolektif oleh musisi, jurnalis dan pegiat scene, micro gigs ini menampilkan first public performance dari para musisi yang secara eksklusif membawakan karya terbaru/ unheard material berupa lagu, video klip, atau stage act dan belum pernah dibawakan di panggung manapun.

Di Ripstore.Live from Kedubes Bekasi kali ini, giliran band Oi asal Jakarta Timur The Protester yang akan menampilkan pemutaran perdana videoklip dari single berjudul ‘Skinhead’ yang digarap bekerjasama dengan Photographer Lounge, bengkel studio asal Narogong, Bekasi asuhan Toro Arijayadi.

Tentang Kedubes Bekasi

Kedutaan Besar Bekasi, atau biasa disingkat Kedubes Bekasi bukanlah kantor perwakilan diplomatik suatu negara, tetapi nama tempat berkumpulnya beberapa komunitas anak muda pencinta seni dan budaya di Bekasi.

Awalnya, komunitas ini bernama komunitas Pede Gede Kreatif yang dibentuk pada awal 2014 silam. Hingga di pertengahan tahun 2015, nama itu diubah menjadi Kedubes Bekasi, bahkan turut disahkan oleh Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu pada 1 November 2015 lalu.

Kedubes Bekasi berkeinginan agar Bekasi memiliki semangat ke-Bekasi-an, yang berarti bahwa para kreatornya bangga berkarya di kota tempat tinggal mereka, sehingga di Bekasi dapat tercipta iklim industri kreatif yang kondusif dan menyenangkan, tak kalah dengan kota-kota lain seperti Jakarta, Bandung, Yogya maupun Surabaya. (ripstore/pr).


Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |