Sebuah Manifestasi Dari Konser “Sound of Muse”, Kolektivitas dan Kreativitas


sound of muse malang

Black Jack Union – Together We’re Invincible (Foto: portalmusikmalang.com/kipot)

Portalmusikmalang.com – Sebuah pertunjukan musik cukup apik tersaji Sabtu malam kemarin (23/1/2016) di Godbless Cafe-2 Blimbing, Malang. Meskipun hanyalah ‘kelas’ kafe, nampaknya konsep yang mereka tawarkan tertata dengan apik oleh tim kreatif acara tersebut. Mengambil titel “Sound of Muse: Together We’re Invincible”, tentu sudah bisa kebayang bakal seperti apa sajian yang bakal menghibur para penonton yang menyesaki kafe tersebut. MUSE, band asal Inggris dikenal dengan band yang mengusung salah satu epic-modern baik dalam konsep musik maupun layout dalam panggung dimana mereka tampil. Memadukan teknologi bermusik dan teknologi panggung yang brilian.

Di Malang, sound ala MUSE tersaji sedemikian rupa dalam acara tersebut. Teknologi laser dan lighting meskipun tidak terlalu mewah namun cukup berkesan dan memberi warna arena konser. Tidak itu saja, sebuah proyektor yang menembakkan elektron pada screen di atas panggung menampilkan tema dengan berganti-ganti gambar seolah sebagai representasi dari tiap lagu MUSE yang dicover apik oleh band yang menamakan dirinya BLACK JACK UNION.

Norman Black jack union on stage

Together We’re Invincible (Foto: portalmusikmalang.com/kipot)

Norman (C-4) gitaris dari Black Jack Union mencoba tampil optimal layaknya Matt Bellamy, gitaris/vokalis band asal Inggris itu dengan memaksimalkan teknologi synthesisers effect dari perangkat yang ia bawa. Permainan cukup atraktif dan menghibur juga ditunjukan oleh personel lainya seperti Dyan (Drum), Very (Vocal), Indra (Keyboard), dan Mada (Bass).

Tembang hits nan populer dari MUSE, sebut saja seperti Unintended, Starlight, Dead Star, Sing For Absolution, Hysteria, Supremacy dll, seolah menjadi menu wajib bagi penonton untuk ber sing along bersama Black Jack Union, luar biasa. Yang menarik, saat Kidnep (Flanella) turut menyumbangkan suaranya pada Unintended, seolah penonton tersedot menuju ‘dunia lain’ emosi yang gelap dan berat. Teatrikal balerina dengan gerakan slow motion yang nampak pada screen seolah mewakili lagu tersebut, kesedihan dan kemuraman.

foto booth sound of muse

Foto booth sound of muse (Foto: portalmusikmalang.com)

Sebelum BLACK JACK UNION tampil sebagai band pamungkas, beberapa penampil berbakat lainnya juga tak kalah cakap dalam menghibur, seperti Starlight, Waiters, Erato dan Plekie. Mereka semua tampil dengan apik. Oya, ada sisi menarik lainnya dari Sound of Muse tersebut. Yakni terdapat stage sebagai Foto Booth yang terletak diluar area pertunjukan. Jadi para penonton juga berselfie ria, seolah mereka digiring menuju pada pertunjukan berkelas. Mantabbb…!! (er/y).

Info Terkait


Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |