Spector Bass Keluarkan Seri Limited Edition 40th Anniversary

  • 2
    Shares

Bass spector 40th anniversary

Spector Euro Series (Spector)

Portalmusikmalang.com – Kabar gembira untuk para bass maniak! Spector mengabarkan telah merilis produk bass limited edition, yaitu Euro Series 40th anniversary. Dibuat sebagai persembahan ulang tahun Spector yang ke 40 tahun. Spector Euro Series dirancang sebagai bass dengan fitur klasik. Dengan menggunakan konstruksi neck-through yang di perkuat oleh truss rod berbahan graphite. Sedangkan untuk material kayu, pada neck bagian bawah menggunakan 3 lapis maple, dan untuk bagian atas menggunakan bahan rosewood pada papan fingerboard 24-fret. Ditopang body yang menggunakan kayu alder serta dipercantik dengan beberapa jenis figur kayu pada bagian atas body (top) seperti maple, poplar burl, dan walnut.

Spector euro series

Spector Euro Series

Pada fret yang ke 12 di papan fingerboard terdapat logo 40th Anniversary sebagai inlay. Kemudian untuk mendorong sound yang sudah teracik dalam beberapa jenis kayu, Spector Euro Series menggunakan pickup buatan Bartolini (custom wound) dan EMG, yang di booster dengan Tone Pump preamp sebagai circuit booster. Untuk warna, Euro Series menawarkan beberapa pilihan warna seperti biru, merah, hitam dan natural. Dan keempatnya dibuat dengan lapisan transparan.

Dikalangan para pemain bass khususnya para rocker, Spector sudah cukup dikenal, baik di Indonesia maupun berbagai kota di dunia. Beberapa nama top seperti Ian Hill (Judas Priest), Alex Webster (Canibal Corpse), Rachel Bolan (Skid Row), Mike Starr (Alice In Chains), Kip (Winger), Tim King (Soil), dan sederet nama-nama beken lainnya sudah merasakan kedahsyatan bass tersebut.

Mengulik catatan historis! Spector pertamakali dibuat oleh pria bernama Stuart Spector pada tahun 1976, atau tepatnya 40 tahun silam di sebuah bengkel kota Brooklyn, Amerika Serikat. Dikutip dari situs resmi Spector, kala itu Stuart membuat bass secara handmade alias buatan tangan mengikuti desain konvensional. Namun Stuart tidak merasa puas dengan hasil tersebut, hingga lantas Stuart memutuskan merekrut Ned Steinberger yang merupakan teman sesama tukang kayu. Dari hasil pemikiran kedua orang tersebut lahirlah seri NS-1, sebuah bass dengan desain modern. (ery/c1/sip).

Info Terkait


  • 2
    Shares

Bagaimana Menurutmu?

comments

Komentari Artikel Ini

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |