The Bankers Community: Rock Adalah Budaya dan Budaya Jangan Sekali-Kali Dihilangkan


pipit the bankers community

Pipit ‘The Bankers Community (foto: dok portalmusikmalang.com)

Portalmusikmalang.com – Kota Malang pernah dikenal sebagai barometernya musik Indonesia, khususnya di musik Rock pada era 1970an – 1980an. Saat itu musik rock seakan menjadi ‘Budaya’ bagi para pecinta musik di kota Malang hingga berlanjut di tahun 90an. Hampir semua panggung-panggung musik, begitu juga radio-radio dengan program musiknya, dan termasuk studio musik, ‘Roh’ musik rock begitu terasa dan lekat banget. Namun, dalam perjalanan waktu, musik Rock di Malang seakan seperti mati suri seiring dengan makin berkembangnya berbagai genre musik. Apalagi ditambah dengan lesunya industri musik tanah air.

Hal tersebut berimbas terhadap pertunjukan musik rock yang makin ‘Langka’. Oleh karena itulah, belakangan ini di kota Malang mulai muncul berbagai komunitas pecinta musik yang merindukan Rock hidup kembali. Dan tentunya dengan harapan Malang kembali sebagai barometer musik rock atau ikon musik rock Indonesia.

Salah satunya adalah The Bankers Community. Jika dilihat dari namanya, anda pasti sudah bisa menebak bahwa mereka adalah komunitas karyawan Bank. Ya, The Bankers Community merupakan sebuah komunitas praktisi Bank di kota Malang yang mempunyai taste tinggi terhadap musik, khususnya pada musik Rock.

Fitriansyah atau lebih dikenal dengan nama panggilan Pipit, adalah aktor utama dibalik The Bankers Community. Yang jumlah membernya saat ini terdiri dari 9 orang, diantaranya adalah Ficky, Sinta, Ikhwan, Erik, Dian, Iwan dan Matheus.

“Mereka adalah orang-orang yang Militan, artinya tidak ada kepentingan apapun, karena mereka sangat peduli dengan perkembangan musik khususnya di Malang,” pungkasnya kepada redaksi portalmusikmalang.com (23/11/2015).

Fitriansyah menceritakan, awalnya hanya sebagai penikmat diberbagai pertunjukan musik yang digelar diberbagai cafe. Rasa cintanya yang begitu kuat terhadap musik rock membulatkan tekadnya untuk  membuat pertunjukan musik spesial Rock. Tak berhenti disitu saja, agar mendapat dukungan, ia bersilaturahmi ke beberapa tokoh musik rock di kota Malang, diantaranya Eddy Ridwan, Yeppy dan Ivan Tobing. Dan merekapun mengamini apa yang menjadi visi dari The Bankers Community.

Sebagai langkah awal, tepatnya 28 Oktober 2015 lalu, Pipit dengan The Bankers Community yang ia gagas mulai menggodok event musik rock untuk pertama kalinya dengan tajuk ‘Classic Rock And Blues Reunion’ yang disusul dengan event kedua pada tanggal 18 November 2015 dengan mengusung ‘Tribute To Queen’. Dan kedua event tersebut meraih sukses.

the bankers community

The Bankers Community : Ficky, Pipit & Sinta (foto: dok portalmusikmalang.com

“Dan kita memang arahnya ke jenis musik rock, khususnya Rock Classic. Artinya kita mencoba menghidupkan kembali ‘ROH’ penggemar musik Rock Classic di kota Malang yang masih melekat kuat hingga kini.” pungkas pria yang sempat berkarir selama 8 tahun disalah satu Bank plat hitam di Jakarta.

Ya, publik musik Rock di kota Malang sangat luar biasa dengan memberi apresiasi lebih terhadap dua event garapan The Bankers Community . Menjadi bukti, bahwa Rock masih menjadi bagian jati diri kota ini.

Rock masih menjadi Budaya dan Budaya jangan sekali-kali dihilangkan

The Bankers Community tak puas begitu saja. Pada tanggal 2 Desember 2015 Minggu depan mereka bakal menggelar special event lainya, yakni ‘A Tribute To Van Halen’. Dibulan yang sama juga, mereka juga bakal memuaskan pecinta musik rock classic dengan ‘A Tribute To Led Zeppelin’.  Dan bakal hadir Tribute-tribute lainya seperti Genesis, Metallica dan lainya. Superb Mantab…!!

Mengemas sebuah event seperti itu tentu tak membutuhkan biaya yang sedikit pula, apalagi tanpa melibatkan sponsor. Disinggung soal itu Pipit menegaskan, “Untuk saat ini memang murni pergerakan, semua yang terlibat seperti Sound System dan Venue, adalah semuanya dari kita, oleh kita dan untuk kita semua.

Untuk rencana kedepan, The Bankers Community bakal mengemas event spektakuler dengan menggandeng 5 band Tribute untuk tampil dalam satu stage. Seperti yang disampaikan oleh Pipit.

“Kita akan mainkan 5 talent di satu event yang besar juga dan tempatnya yang mempunyai nilai sejarah dan legendaris bagi penggemar musik rock di kota Malang, yakni Gedung Cendrawasih.” pungkasnya penuh optimis. <er/y>.

Info Terkait


Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |