Wahyu ‘Kcmt Van Halen': Manajemen Attitude Dan Upgrade Kualitas Berjalan Seiring Dalam Kreativitas Bermusik


wahyu-god-bless-cafe-malang

God Bless Cafe selalu support untuk band indpendent (foto: dok. portalmusikmalang.com)

Portalmusikmalang.com – Belakangan ini dunia hiburan di kota Malang khususnya musik makin berkembang pesat, salah satunya ditandai dengan menjamurnya outlet / cafe yang berlabel live musik. Seperti baru-baru ini, God Bless Cafe yang baru saja merealisasikan Grand Opening God Bless Cafe-2 beberapa hari lalu (7/11/2015) makin menambah daftar cafe yang menawarkan hiburan live musik. Tentu dengan tumbuhnya kafe berlabelkan musik, otomatis ajang kreativitas bermusik makin bertambah.

Banyak pertanyaan yang muncul dari band itu sendiri. Lantas seberapa besar peluang bagi band yang belum pernah menyicipi tampil ditempat seperti itu? Hal apa yang harus diperhatikan agar bisa menunjukan kreativitasnya ditempat seperti itu pula??

Melihat fenomena seperti itu, kami tertarik untuk berbagi cerita dengan salah satu konseptor event dari God Bless Cafe tersebut, yakni Wahyu ‘Kacamata Van Halen. Berkaca dari God Bless Cafe sendiri, dimana tempat ia mengolah berbagai event.

Wahyu menjelaskan, “God Bless Cafe terbuka untuk band manapun, Kita tetap support band-band asal Malang khususnya, agar bisa tampil secara rutin dan tentunya mempunyai tempat layak untuk ajang kreativitas bermusik, khususnya untuk musik rock.

Mengapa..?? “Selama ini kalau kita ngomongin rock seperti Hard Rock, Rock n Roll, Heavy Metal dan lainya, seakan seperti terpinggirkan. Padahal mereka mempunyai potensi yang luar biasa, tetapi tidak seberuntung dengan teman-teman yang bergenre lebih mainstream,” pungkasnya.

Agar potensi seperti itu tidak sia-sia, hal apa yang harus diperhatikan??

Dalam obrolan menarik ini, Wahyu juga menyinggung pentingnya profesionalisme dalam bermusik, apalagi dengan makin menjamurnya cafe berlabel musik seperti God Bless Cafe 1 dan 2 contohnya.

Hal kecil yang perlu diperhatikan adalah Manajemen Attitude dalam bermusik. “Jika memang ingin lebih dikenal dan makin eksis, skil harus ditingkatkan agar menunjang perfomance agar tampil maksimal. “Jika memang Glam Rock ya tampil seperti Glam Rock, begitu juga dengan ingin bermain Alternative ya harus tampil seperti Alternative,” ujar pria berkacamata itu.

“Diatas panggung harus tampil sesuai genre masing-masing, jangan sampai lepas jalur. Misal musiknya Rock, tapi penampilan diluar musik Rock, begitu juga sebaliknya,” ujarnya seraya menambahkan.

Selain menyinggung tentang Manajemen Attitude, hal lain yang menjadi obrolan menarik adalah tentang pentingnya Upgrade Kualitas.

“Saya sering mengamati, terutama band-band yang tampil dalam komunitasnya. Yang terjadi adalah tampil dengan euforia seadanya saja, seakan mengesampingkan pentingnya kualitas dalam sebuah pertunjukan musik. Misal, main tinggal colok ampli dengan kualitas  bermain seadanya. Karena merasa bermain didepan teman-teman komunitasnya, tentu bakal mendapatkan applause. Sehingga lupa dengan tanggung jawabnya sebagai entertainment. Nah, hal kecil dan terlihat sepele seperti itulah yang harus dihindari, maka oleh karena itu pentingnya upgrade kualitas bermusik juga diutamakan,” ucap Wahyu.

Oleh karena itu, dengan adanya God Bless Cafe-2 yang secara space ruangan jauh lebih besar, Wahyu banyak menaruh harapan agar band tidak lupa fokus tentang kedua hal diatas. “Bila ada kesempatan tampil, gunakanlah tempat seperti ini sebaik-baik mungkin,” ujarnya sambil mengakhiri obrolan menarik ini. <er/y>.

Info Terkait


Bagaimana Menurutmu?

Komentari Artikel Ini

Your email address will not be published.

Berita: Malang | Indonesia | Mancanegara | Info Gear | FaMoooSsss | Info Event | Foto | Kami | Iklan | Sitemap | Kontak | Redaksi | Pedoman Penulisan Siber | Kode Etik Jurnalistik |